DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Komposisi dan Potensi Reduksi Sampah di Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong | |
| PENGARANG | : | LATHIFIYAH WAHYUNINGRUM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-04-24 |
Kabupaten Tabalong, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, menunjukkan fenomena kontradiktif dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Di satu sisi, kabupaten ini menunjukkan capaian yang patut diapresiasi dengan tingkat pengelolaan sampah mencapai 66% pada tahun 2025 (DLH Tabalong 2025). Namun di sisi lain, keberhasilan statistik ini menyembunyikan realitas problematis yang terjadi di hilir pengelolaan, tepatnya di Kecamatan Haruai. Penelitian ini diperlukan karena Kecamatan Haruai tidak hanya menjadi lokasi TPA Bongkang yang menampung sampah dari 12 kecamatan dan 97 desa/kelurahan, tetapi juga merupakan titik strategis kebijakan pengelolaan sampah kabupaten akan ditentukan. Komposisi sampah di Kecamatan Haruai yang dilakukan dari sumber sebesar 33.93% sampah makanan, sampah taman 5,73%, kayu 0%, kertas, karton, dan kardus 14,78 %, plastik-lembaran 21.64%, plastik-kerasan 20,40%. Logam 0,28%, kain dan produk tekstil 0,85%, karet dan kulit 0,04%, kaca 0%, sampah B3 0,02%, nappies 0%, lainnya 1,89%. Sampah yang memiliki potensi reduksi antara lain sampah makanan, sampah taman, kertas, kardus, dan karton, logam, plastik lembaran, plastik kerasan, karet dan kulit, kain dan produk tekstil. Komposisi sampah lainnya seperti kayu, kaca, dan nappies tidak ditemukan dalam komposisi sampah Kecamatan Haruai. Sedangkan komponen sampah B3 dan lainnya sebesar 27.17 kg/hari langsung dibawa ke TPA karena tidak bisa diolah di TPS3R.
Kata Kunci: Komposisi Sampah, Potensi Reduksi, Kecamatan Haruai, Pengelolaan Sampah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI