DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Beban Kerja Mental, Konflik Interpersonal dan Dukungan Sosial dengan Stres Kerja pada Karyawan (Studi Observasional Analitik pada Karyawan di AirNav Indonesia Cabang Banjarmasin)
PENGARANG:YUAN PARIASI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-04-30


Stres kerja merupakan masalah kesehatan kerja yang serius, terutama pada profesi navigasi penerbangan yang menuntut akurasi, kewaspadaan, dan tanggung jawab keselamatan tinggi. Penelitian ini bertujuan menguji keterkaitan antara beban kerja mental, konflik interpersonal, dan dukungan sosial dengan stres kerja pada karyawan AirNav Indonesia Cabang Banjarmasin. Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 29 karyawan yang ditentukan melalui simple random sampling dari tiga unit kerja: ATC, ACO, dan Teknik. Pengumpulan data menggunakan NIOSH Generic Job Stress Questionnaire dan NASA Task Load Index (NASA-TLX), dianalisis dengan uji chi-square. Proporsi terbesar responden memiliki beban kerja mental tinggi, mengalami konflik interpersonal tinggi, dan mendapat dukungan sosial yang rendah, dengan lebih dari separuhnya masuk kategori berisiko tinggi stres kerja. Walaupun demikian, tidak ditemukan hubungan secara statistik antara ketiga variabel bebas tersebut dengan stres kerja (p=0,097). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa ketiga faktor yang diteliti belum dapat dikonfirmasi sebagai prediktor stres kerja pada populasi ini. Untuk mengatasi kondisi ini, pihak manajemen disarankan mengembangkan program seperti team building, pelatihan manajemen stres, dan penguatan kolaborasi antartim untuk membangun suasana kerja yang kondusif sekaligus meningkatkan ketangguhan karyawan dalam menghadapi beban pekerjaan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI