DIGITAL LIBRARY



JUDUL: SENI KUDA GIPANG DALAM ARUS ZAMAN SEJAK ORDE BARU SAMPAI REFORMASI DI DESA BARIKIN KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:DEA DAMAYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-04


Perkembangan Seni Tari Kuda Gipang di Desa Barikin, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, dalam rentang waktu 1972–2022. Tari Kuda Gipang merupakan salah satu kesenian rakyat yang lahir dan berkembang dari kehidupan sosial budaya masyarakat pedesaan yang bercorak agraris. Latar belakang munculnya tarian ini terkait dengan kebutuhan masyarakat untuk mengekspresikan rasa syukur, kebersamaan, akulturasi, dan semangat kerja kolektif melalui media seni pertunjukan yang sederhana, spontan, dan berbasis tradisi lokal.

Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik atau pengumpulan data melalui sumber primer dan sekunder, kritik sumber yang mencakup kritik eksternal dan internal, interpretasi, serta historiografi. Pendekatan deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap praktik Tari Kuda Gipang. Data sekunder yang relevan tentang kesenian, tradisi, dan budaya lokal juga dijadikan dasar analisis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 1972–1980, Tari Kuda Gipang masih bersifat sederhana, improvisatif, dan berfungsi sebagai hiburan sekaligus sarana pengikat sosial masyarakat desa. Pada periode 1980–1998, tarian ini mulai mengalami penataan gerak, penyempurnaan iringan musik, dan peningkatan nilai estetika pertunjukan. Memasuki periode 1998–2010 hingga 2022, Tari Kuda Gipang berkembang menjadi identitas budaya lokal yang mapan, ditandai dengan pembinaan generasi muda, keterlibatan masyarakat dalam pertunjukan formal dan festival budaya, serta inovasi koreografi, kostum, dan properti tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya.

Dengan demikian, Tari Kuda Gipang di Desa Barikin menunjukkan perkembangan dinamis dan berkelanjutan, dari kesenian rakyat sederhana menjadi simbol budaya lokal yang adaptif terhadap perubahan sosial, sekaligus berperan penting dalam pelestarian identitas, nilai-nilai budaya, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mempertahankan tradisi lokal.

 

Kata Kunci: Seni Tari, Tari Kuda Gipang, Budaya Banjar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI