DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS APLIKASI BANJARMASIN PINTAR SEBAGAI INOVASI PELAYANAN PUBLIK DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:MUHAMMAD RAMADHANI NOOR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-04


ABSTRAK

Muhammad Ramadhani Noor, 2210411110028, 2026.Efektivitas Aplikasi Banjarmasin Pintar sebagai Inovasi Pelayanan Publik di Kota Banjarmasin. Di Bawah Bimbingan Ibu Anjani.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Aplikasi Banjarmasin Pintar sebagai inovasi pelayanan publik di Kota Banjarmasin serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya. Pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mendorong digitalisasi pelayanan publik melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan program Smart City.

Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari pihak pengelola aplikasi dan masyarakat sebagai pengguna maupun non-pengguna. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi Banjarmasin Pintar telah memberikan kemudahan dalam akses layanan publik, khususnya pada layanan administrasi kependudukan yang memiliki tingkat pemanfaatan tinggi. Efektivitas aplikasi belum tercapai secara menyeluruh. Gangguan teknis, keterbatasan fungsi beberapa fitur, ketergantungan pada kesiapan masing-masing SKPD, serta rendahnya tingkat pemanfaatan oleh sebagian masyarakat menjadi kendala utama dalam pelaksanaannya.

Faktor pendukung meliputi komitmen pemerintah daerah, peran Diskominfotik sebagai pengelola, ketersediaan infrastruktur teknologi informasi, layanan n, respons positif pengguna, konsep integrasi layanan, serta dukungan terhadap implementasi SPBE. Faktor penghambat meliputi ketidakstabilan sistem, keterbatasan kompatibilitas perangkat, kesiapan SKPD yang belum merata, serta rendahnya pemahaman dan partisipasi masyarakat.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi Banjarmasin Pintar sudah efektif sebagai inovasi pelayanan publik, terutama dalam mempermudah masyarakat mengakses layanan. Efektivitas tersebut belum terlaksana secara menyeluruh karena masih terdapat kendala teknis, kesiapan antar-SKPD yang belum merata, serta tingkat pemanfaatan masyarakat yang masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan teknis sistem, peningkatan koordinasi antar-SKPD, dan penguatan sosialisasi kepada masyarakat agar pemanfaatan aplikasi dapat lebih optimal.

Kata Kunci: efektivitas, pelayanan publik, aplikasi digital, SPBE, Banjarmasin Pintar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI