DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI RUPA DAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA DI SMP NEGERI 14 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NISA AULIA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-05-06 |
Nisa Aulia Sari. 2026 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENI RUPA DAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA DI SMP NEGERI 14 BANJARMASIN. Skripsi, Jursan Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing : (I) Putri Dyah Indriyani, S. Pd., M. Pd. (II) Dr. Sumasno Hadi, S. Pd., M. Phil.
Kata kunci: Pembelajaran Seni Rupa, Keterampilan Motorik, SMP Negeri 14 Banjarmasin, Pengembangan Potensi Siswa.
Penelitian ini berjudul “Implementasi Pembelajaran Seni Rupa dan Keterampilan Motorik Siswa di SMP Negeri 14 Banjarmasin”. Pendidikan memegang peranan penting dalam pembentukan karakter, pengembangan potensi akademik dan nonakademik, serta keterampilan siswa secara holistik. Salah satu mata pelajaran yang berkontribusi signifikan terhadap pengembangan keterampilan motorik adalah Seni Rupa , yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas dan meningkatkan kemampuan fisik melalui aktivitas praktik, seperti menggambar, mendesain, dan aktivitas seni lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Seni Rupa di SMP Negeri 14 Banjarmasin serta tingkat keterampilan motorik siswa. Rumusan masalah yang diangkat mencakup: (1) bagaimana proses pembelajaran Seni Rupa di SMP Negeri 14 Banjarmasin, dan (2) bagaimana tingkat keterampilan motorik siswa di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan instrumen penilaian keterampilan motorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Seni Rupa di SMP Negeri 14 Banjarmasin berlangsung sangat baik. Guru kompeten dalam menyampaikan materi dan mempersiapkan pembelajaran, meskipun aspek pemberian umpan balik terhadap hasil karya siswa masih menjadi area yang perlu ditingkatkan. Tingkat keterampilan motorik siswa berada pada kategori baik, di mana siswa mampu mengikuti pola garis dan menunjukkan ketekunan dalam praktik, namun masih memerlukan perbaikan pada kerapian hasil karya, terutama pada pengendalian motorik halus. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa implementasi pembelajaran Seni Budaya telah memberikan pengaruh positif terhadap keterampilan motorik siswa, namun evaluasi dan strategi pengajaran yang lebih terfokus pada aspek presisi dan kerapian karya siswa dapat meningkatkan penguasaan keterampilan motorik secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi guru dan sekolah dalam merancang pembelajaran Seni Rupa yang lebih kreatif, variatif, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan motorik peserta didik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI