DIGITAL LIBRARY



JUDUL:INTERNALISASI NILAI DISIPLIN BELAJAR MELALUI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BAGI MURID DI SMP NEGERI 6 BANJARMASIN
PENGARANG:MUHAMMAD LUTHFIE
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-08


ABSTRAK 

 

Muhammad Luthfie, 2026. Internalisasi Nilai Disiplin Belajar Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 6 Banjarmasin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Sarbaini.

 

Kata Kunci: Internalisasi nilai, disiplin belajar, Pendidikan Pancasila, faktor penyebab, keteladanan guru.

 

Penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai disiplin belajar melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 6 Banjarmasin, khususnya faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya disiplin belajar serta proses internalisasinya di sekolah.

Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan terdiri atas tiga guru Pendidikan Pancasila, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan tujuh murid. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya disiplin belajar dipengaruhi oleh faktor internal berupa rendahnya kesadaran diri murid, serta faktor eksternal seperti keterlibatan keluarga yang kurang, pengaruh teman sebaya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol, dan konsistensi penerapan aturan sekolah yang belum optimal. Proses internalisasi nilai disiplin dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, internalisasi dilakukan melalui keteladanan guru, diskusi, studi kasus berbasis situasi nyata, dan aturan kelas yang disepakati bersama. Pada tahap evaluasi, guru menerapkan pendekatan bertahap melalui teguran, arahan, apresiasi, dan koordinasi dengan pihak terkait. 

Secara umum, internalisasi nilai disiplin telah melalui tahap transformasi dan transaksi nilai serta mulai mengarah pada transinternalisasi, namun konsistensinya masih belum merata pada seluruh murid sehingga diperlukan penguatan berkelanjutan. Sekolah disarankan memperkuat kerja sama dengan orang tua, menyamakan penerapan aturan antar guru, serta guru mengembangkan strategi yang menumbuhkan motivasi intrinsik murid.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI