DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Implementasi Deep Learning dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 9 di SMPN 14 Banjarmasin
PENGARANG:DHIA SALWA PUTRI SALSABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-05-08


Dhia Salwa Putri Salsabila, 2026. Implementasi Deep Learning dalam Menguatkan Profil Pelajar Pancasila dalam Mata Pelajaran Pancasila Kelas 9 di SMP Negeri 14 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Pancasila, dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing H. Sarbaini

Kata Kunci : Pendidikan Pancasila, Deep Learning, Profil Pelajar Pancasila

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang tidak lagi berorientasi pada hafalan, tetapi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pembentukan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Pendekatan deep learning dipandang relevan karena menekankan pembelajaran yang bermakna (meaningful learning), sadar (mindful learning), dan menyenangkan (joyful learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran berbasis deep learningdalam menguatkan Profil Pelajar Pancasila pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 14 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun secara sistematis melalui modul ajar yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan pendekatan meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning, meskipun masih menghadapi keterbatasan media dan waktu. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung aktif dan kontekstual melalui diskusi, problem-based learning, dan refleksi sehingga mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan nyata, walaupun partisipasi siswa belum merata. Sementara itu, asesmen pembelajaran telah mengarah pada asesmen autentik yang menilai aspek kognitif, sikap, dan keterampilan, namun masih menghadapi kendala dalam mengukur perkembangan karakter secara menyeluruh. Dengan demikian, implementasi deep learning mampu menguatkan Profil Pelajar Pancasila, namun masih memerlukan pengembangan agar lebih optimal, inklusif, dan berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI