DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU BERKELANJUTAN (CONTINUOUS DEVELOPMENT) STUDI MULTI SITUS DI SMPN 1 MARABAHAN, SMPN 3 MARABAHAN, DAN SMPN 4 ALALAK | |
| PENGARANG | : | MUJIYAT | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-05-09 |
Mujiyat. 2025. Pengembangan Profesionalisme Guru Berkelanjutan (Continuous Development) Studi Multi Situs Di SMPN 1 Marabahan, SMPN 3 Marabahan, Dan SMPN 4 Alalak Kabupaten Barito Kuala. Disertasi Program Studi Administrasi Pendidikan Program Doktor Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Promotor: Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si. Co-Promotor I: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D., CoPromotor II: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.
Kata Kunci: Pengembangan Profesional Guru, Profesionalisme Berkelanjutan Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis dalam rangka menemukan model pengembangan profesionalisme guru berkelanjutan (Continuous Development) bagi guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Barito Kuala.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan multi situs yaitu pada SMPN 1, SMPN 3 Marabahan, dan SMP Negeri 4 Alalak dengan pertimbangan ketiga sekolah tersebut berhasil mencapai mutu terbaik di Kabupaten Batola. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam (deep interview), observasi langsung (direct observation) dan teknik dokumen. Validitas data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Disamping itu juga validitas data dilakukan dengan menggunakan transferability, dependability dan confirmability. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis situs tunggal dan analisis multi situs, dengan menggunakan Teknik analisis interaktif sebagaimana dikemukakan oleh Miles & Huberman (2014) yang terdiri dari: pengumpulan data, kondensasi data, deskripsi data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini ditemukan bahwa strategi pengembangan profesionalisme guru berkelanjutan (Continuous Development) dilihat dari strategi kepemimpinan adalah: Value of Leadership yang mencakup kegiatan -Visi Keunggulan, Kharismatik, Nilai Religius, Nilai Kepribadian, Menginspirasi, Keteladanan dan nilai kearifan. Partnership yang mencakup kegiatan: Kemitraan dengan semua stakeholder, Mitra dengan orang tua/Masyarakat, Mitra antar sekolah, Mitra dengan tokoh dan pakar Pendidikan serta penciptaan iklim sekolah (School Climate) yaitu: Manajemen komunikasi semua arah, Iklim terbuka, Kekeluargaan dan Penataan lingkungan. Dilihat dari strategi perilaku kepemimpinan Nampak ada kecenderungan perilaku yang mengarah kepada kepemimpinan transformasional berbasis kearifan lokal dan religius. Hal ini nampak dari perilaku menginspirasi, menjadi contoh, memotivasi dan kharismatik, yang didasari oleh nilai-nilai kearifan lokal dan nilai-nilai religius. Strategi Pemberdayaan dalam pengembangan profesionalisme guru berkelanjutan dilakukan melalui dua kegiatan utama oleh kepala sekolah yaitu: Teaching Development yang mencakup kegiatan kepala sekolah dalam Continuous Development, Teaching Clinic, Teaching Development, Best Practices, Teaching Review, -Bench Marking, dan Learning Community (komunitas belajar). Kegiatan utama kedua yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam pengembangan profesionalisme guru adalah Teaching Autonomy Pemberdayaan, Libatkan semua orang, Ajak guru berinovasi dan kreatif, Dorong semua orang untuk pengembangan diri dan profesi dan memberikan penghargaan terhadap inovasi guru dalam pembelajaran. Strategi Penjaminan mutu dalam pengembangan profesionalisme guru berkelanjutan dilakukan melalui dua kegiatan utama oleh kepala sekolah yaitu: Quality Standard yang mencakup kegiatan: Buat target yang harus dicapai, Buat standar minimal yang harus dicapai setiap orang, Buat dokumen tertata dan lengkap, Buat panduan dan SOP. Di samping itu juga melakukan kegiatan penciptaan Culture of School dengan melakukan kegiatan sebagai berikut: Budaya kerja mutu, Budaya kerja teamwork, Budaya kerja inovatif & kreatif dan pembentukan Kebiasaan kerja bermutu. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada pemerintah daerah untuk membuat kebijakan/ peraturan daerah/bupati tentang model pembinaan profesionalisme guru serta kebijakan rekrutmen kepala sekolah berbasis track record kompetensi kepemimpinan, pemberdayaan dan penjaminan mutu.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI