DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS DIGITAL (SIPECA WADI) DI KELURAHAN PURUK CAHU SEBERANG, KECAMATAN MURUNG, KABUPATEN MURUNG RAYA, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH | |
| PENGARANG | : | MEIDA FIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-05-13 |
ABSTRAK
Meida Fiani, 2025. Efektivitas Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis Digital (SIPECA WADI) di Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Di bawah bimbingan Bapak Budi Kristanto
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas layanan
administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi Sipeca Wadi di Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Kabupaten Murung Raya, dengan melihat pencapaian tujuan, integrasi, dan kemampuan adaptasi dalam pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data
dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sipeca Wadi belum berjalan secara optimal. Dari sisi pencapaian tujuan, memang ada perubahan ke arah yang lebih cepat dalam proses pelayanan, tetapi penggunaannya masih rendah karena banyak masyarakat yang belum terbiasa menggunakan aplikasi, sehingga mereka tetap memilih cara manual. Selain itu, masih sering terjadi kendala seperti kesalahan saat mengisi data dan gangguan saat proses pengajuan online. Dari sisi integrasi, koordinasi antara kelurahan dan Disdukcapil sebenarnya sudah berjalan, tetapi kewenangan pelayanan masih berada di tingkat kabupaten, sehingga kelurahan hanya membantu sebagai penghubung dan belum bisa menyelesaikan layanan secara penuh. Dari sisi adaptasi, baik aparatur maupun masyarakat masih menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan sistem digital. Hal ini terlihat dari rendahnya literasi digital, kurangnya pelatihan bagi aparatur, serta minimnya pendampingan bagi masyarakat, terutama bagi yang sudah berusia lanjut. Ditambah lagi, kondisi jaringan internet yang tidak stabil dan keterbatasan perangkat juga ikut mempengaruhi kelancaran pelayanan, sehingga manfaat dari
layanan digital ini belum bisa dirasakan secara merata.
Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan langkah yang lebih terarah seperti
peningkatan kemampuan aparatur dalam mengoperasikan sistem secara berkelanjutan, pemberian pendampingan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi berbasis komunitas, serta adanya penyesuaian kebijakan dari pemerintah daerah agar sebagian kewenangan pelayanan dapat diberikan ke tingkat kelurahan, sehingga pelayanan bisa menjadi
lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kata kunci: digitalisasi pelayanan publik, administrasi kependudukan, efektivitas layanan, literasi digital, kapasitas aparatur
Berkas PDF
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI