DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IDENTIFIKASI KERAWANAN BANJIR DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NAZWA NOOR FITRIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-05-26 |
Nazwa Noor Fitria, 2110416220004, Identifikasi Kerawanan Banjir di Kota Banjarmasin, dibimbing oleh Efrinda Ari Ayuningtyas, S.Si., M.Si. Kota Banjarmasin merupakan wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang rentan terhadap bencana banjir rob akibat topografi datar, curah hujan tinggi, drainase belum optimal, dan maraknya pembangunan di kawasan sempadan sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerawanan banjir rob serta kerentanan sosial dan ekonomi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode Composite Mapping Analysis (CMA) dengan parameter curah hujan, elevasi, kemiringan lereng, jenis tanah, dan jarak terhadap sungai untuk kerawanan fisik, serta kepadatan penduduk, rasio jenis kelamin, rasio umur rentan, rasio disabilitas, rasio kemiskinan, dan luas lahan produktif untuk keNazwa Noor Fitria, 2110416220004, Identifikasi Kerawanan Banjir di Kota Banjarmasin, dibimbing oleh Efrinda Ari Ayuningtyas, S.Si., M.Si. Kota Banjarmasin merupakan wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan yang rentan terhadap bencana banjir rob akibat topografi datar, curah hujan tinggi, drainase belum optimal, dan maraknya pembangunan di kawasan sempadan sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerawanan banjir rob serta kerentanan sosial dan ekonomi menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode Composite Mapping Analysis (CMA) dengan parameter curah hujan, elevasi, kemiringan lereng, jenis tanah, dan jarak terhadap sungai untuk kerawanan fisik, serta kepadatan penduduk, rasio jenis kelamin, rasio umur rentan, rasio disabilitas, rasio kemiskinan, dan luas lahan produktif untuk kerentanan sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan kerawanan banjir rob didominasi kelas sedang dengan sebaran kerawanan tinggi pada wilayah berelevasi rendah dekat aliran sungai, sementara kerentanan sosial dan ekonomi seluruh kecamatan berada pada kategori sedang dengan distribusi merata. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan mitigasi bencana melalui perencanaan tata ruang berbasis pengurangan risiko banjir dan peningkatan kapasitas infrastruktur drainase perkotaan.
rentanan sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan kerawanan banjir rob didominasi kelas sedang dengan sebaran kerawanan tinggi pada wilayah berelevasi rendah dekat aliran sungai, sementara kerentanan sosial dan ekonomi seluruh kecamatan berada pada kategori sedang dengan distribusi merata. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan mitigasi bencana melalui perencanaan tata ruang berbasis pengurangan risiko banjir dan peningkatan kapasitas infrastruktur drainase perkotaan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI