DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) BANTUAN LANSIA DI DESA BAWAHAN SELAN
PENGARANG:NOR WIDIYAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-04


Nor Widiyawati, 2210411220034, 2026. Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan Lansia di Desa Bawahan Selan. Dibawah bimbingan Sugiannor.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) bantuan lansia di Desa Bawahan Selan serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini berfokus pada masalah kemiskinan yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dan membutuhkan perlindungan sosial melalui program-program pemerintah. Meskipun PKH telah diterapkan secara luas, masih terdapat beberapa masalah dalam implementasinya, seperti KPM Lansia yang belum sepenuhnya memahami tentang mekanisme program, masih adanya ketidaktepatan sasaran dan kendala teknis dalam proses penarikan dana bantuan.

 

Penelitian ini menggunakan teori oleh Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori implementasi oleh David C. Korten dengan 3 indikator utama yaitu program berjalan cukup, pelaksana program berjalan baik dan pemanfaat program berjalan baik.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi PKH Bantuan Lansia di Desa Bawahan Selan telah berjalan cukup baik dan memberikan manfaat nyata bagi KPM, khususnya lansia dalam membantu kebutuhan sehari-hari. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan kesejahteraan lansia serta berkurangnya beban ekonomi yang mereka tanggung. Namun, masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, seperti jumlah pendamping PKH yang terbatas, perubahan metode penarikan dana bantuan yang menimbulkan biaya administrasi tambahan bagi KPM, serta adanya ketidaksesuaian data di lapangan yang menyebabkan bantuan belum sepenuhnya tepat sasaran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun program telah berjalan, tetapi implementasinya masih perlu ditingkatkan

 

Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya penyempurnaan sistem penarikan dana bantuan agar tidak membebani KPM dengan biaya administrasi tambahan, memperkuat koordinasi antara pendamping PKH dengan pemerintah desa. Selain itu, peningkatan jumlah dan kapasitas pendamping PKH juga menjadi hal penting guna mengoptimalkan proses pendampingan kepada KPM Lansia. Pemerintah desa juga perlu melakukan pembaruan dan validasi data secara berkala agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, sehingga implementasi PKH dapat berjalan lebih efektif, efesien dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan lansia.

 

Kata Kunci: Implementasi, Program Keluarga Harapan (PKH), Lansia, Bantuan, Kemiskinan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI