DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | GAMBARAN PANJANG DAN SUDUT GONIAL MANDIBULA MELALUI FOTO PANORAMIK SERTA MANIFESTASI EKSTRAORAL PADA PASIEN EDENTULOUS (Tinjauan pada Pasien di RSGM Gusti Hasan Aman Banjarmasin) | |
| PENGARANG | : | ANDI DEA AULIA AMANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-09 |
Latar Belakang: Kehilangan gigi (edentulous) merupakan keadaan klinis dapat menyebabkan perubahan morfologi mandibula, seperti panjang mandibula dan sudut gonial, serta berpotensi menimbulkan gangguan sendi temporomandibular akibat resorpsi tulang alveolar yang progresif. Radiograf panoramik digunakan untuk mengevaluasi perubahan tersebut dan dapat dikombinasikan dengan pemeriksaan ekstraoral seperti deviasi, defleksi, nyeri sendi, dan asimetri wajah. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran panjang mandibula, sudut gonial, dan manifestasi ekstraoral pada pasien edentulous. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran panjang mandibula dan sudut gonial melalui radiograf panoramik serta manifestasi ekstraoral pada pasien edentulous. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 46 orang yang terdiri dari 25 pasien partial edentulous dan 21 pasien full edentulous yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan intraoral, ekstraoral, serta analisis radiograf panoramik menggunakan software ImageJ untuk mengukur panjang mandibula dan sudut gonial. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung nilai rerata dan standar deviasi. Hasil: Rerata panjang mandibula pada kelompok partial edentulous sebesar 136,81 ± 11,47 mm, lebih besar dibandingkan kelompok full edentulous sebesar 135,16 ± 10,97 mm. Nilai rerata sudut gonial mandibula pada kelompok full edentulous sebesar 133,14 ± 8,16°, lebih besar dibandingkan kelompok partial edentulous sebesar 126,46 ± 9,39°. Distribusi sampel didominasi oleh usia 40–59 tahun dan 60–70 tahun masing-masing sebanyak 18 orang (39%), dengan sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 30 orang (65%). Berdasarkan durasi kehilangan gigi, mayoritas responden memiliki durasi lebih dari 10 tahun sebanyak 22 orang (48%). Manifestasi ekstraoral yang ditemukan meliputi deviasi dan defleksi mandibula, nyeri pada sendi temporomandibular, serta asimetri wajah. Kesimpulan: Kehilangan gigi memengaruhi panjang mandibula dan sudut gonial, di mana panjang mandibula lebih besar pada kelompok partial edentulous dan sudut gonial lebih besar pada kelompok full edentulous, serta berkaitan dengan munculnya manifestasi ekstraoral seperti deviasi dan defleksi mandibula, nyeri sendi temporomandibular, dan asimetri wajah. Radiograf panoramik dapat digunakan sebagai metode diagnostik awal untuk mengevaluasi perubahan morfologi mandibula pada pasien edentulous.
Kata kunci: panjang mandibula, sudut gonial, edentulous, radiograf panoramik, manifestasi ekstraoral
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI