DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN PUBLIK DALAM PENYELENGGARAAN PROGRAM ANGKUTAN PELAJAR DISABILITAS (APDI) DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:JIHAN AZIZA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-09


Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin menyelenggarakan Program Angkutan Pelajar Disabilitas (APDI) sebagai bentuk pelayanan transportasi inklusif bagi pelajar disabilitas guna mendukung akses pendidikan yang aman dan layak. Namun, penyelenggaraannya masih menghadapi berbagai kendala yang memengaruhi kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelenggaraan Program APDI berdasarkan fungsi manajemen publik serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pihak Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, pengemudi, pihak sekolah, orang tua, dan pelajar disabilitas sebagai pengguna layanan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan Program APDI telah berjalan cukup optimal melalui fungsi manajemen kebijakan, sumber daya manusia, dan hubungan luar. Dari aspek kebijakan, program telah diterjemahkan ke dalam mekanisme pelayanan yang terstruktur sesuai kebutuhan pelajar disabilitas. Dari aspek sumber daya manusia, pengemudi menunjukkan tanggung jawab, empati, dan kemampuan adaptasi yang baik, meskipun masih terdapat keterbatasan jumlah personel, pelatihan khusus, dan tenaga pendamping. Sementara itu, dari aspek hubungan luar, koordinasi antara Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, sekolah, pengemudi, dan orang tua telah terjalin, tetapi masih menghadapi kendala komunikasi dan koordinasi yang belum konsisten. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterbatasan anggaran, sarana prasarana, jangkauan layanan, dan rendahnya partisipasi sebagian orang tua menjadi faktor penghambat utama, sedangkan dukungan pemerintah daerah, komitmen pengemudi, koordinasi antar pihak, dan tingginya kebutuhan masyarakat menjadi faktor pendukung program.

Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin diharapkan dapat meningkatkan sarana prasarana, pengelolaan sumber daya manusia, serta sistem koordinasi dan komunikasi agar penyelenggaraan Program APDI berlangsung lebih merata dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan kajian mengenai kualitas pelayanan, pendanaan program, standar pelayanan transportasi disabilitas, serta dampak sosial Program APDI terhadap pelajar disabilitas dan keluarganya agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai layanan transportasi bagi pelajar disabilitas.

 

Kata Kunci: Angkutan Pelajar Disabilitas (APDI), Fungsi Manajemen, Kota Banjarmasin

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI