DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FORMULASI DAN UJI KARAKTERISTIK SNEDDS (Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System) EKSTRAK ETANOL DAUN CEGUK (Combretum indicum)
PENGARANG:NAHDIATI ULFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-11


Ekstrak daun ceguk (Combretum indicum) mengandung senyawa triterpenoid, steroid, tanin, fenol, saponin, flavonoid dan berperan sebagai antioksidan. Beberapa senyawa yang terkandung dalam ekstrak tersebut memiliki kelarutan yang rendah dalam air, tidak stabil, metabolisme yang cepat dan waktu paruh pendek. Formulasi ekstrak etanol daun C. indicum menjadi SNEDDS (Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System) diharapkan dapat mengatasi keterbatasan dari senyawa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimal SNEDDS menggunakan metode D-Optimal Design berdasarkan uji persen transmitan dan waktu emulsifikasi. Sediaan SNEDDS dibuat dengan variasi konsentrasi minyak, surfaktan, dan kosurfaktan, kemudian dilakukan uji karakteristik fisik meliputi uji organoleptik, pH (5-7), persen transmitan(>90%), dan waktu emulsifikasi (<60 detik). Hasil D-Optimal Design menunjukkan bahwa formula optimal diperoleh pada komposisi castor oil 10,568%, tween 20 77,780%, dan propilen glikol 11,652%, dengan nilai respon persen transmitan dan waktu emulsifikasi yang memenuhi kriteria SNEDDS yang baik. Hasil uji karakteristik formula optimal yang diperoleh yaitu sediaan memiliki tampilan yang jernih, berwarna kuning kehijauan, dan berbau khas, dengan nilai pH SNEDDS sebesar 6,19 ± 0,20, persen transmitan sebesar 96,61 ± 0,86, serta waktu emulsifikasi pada media air deionisasi, media AGF, dan media AIF masing masing sebesar 15,8 ± 0,56 detik, 15,13 ± 0,31 detik, dan 15,37 ± 0,31 detik, yang menunjukkan bahwa sediaan memenuhi kriteria SNEDDS yang baik.

 

Kata Kunci: antioksidan, C. indicum, D-Optimal Design, SNEDDS 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI