DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN PEMAHAMAN LITERASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORASI PADA SISWA KELAS IV SDN PASAR LAMA 1 BANJARMASIN
PENGARANG:MELINA SUFINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-11


ABSTRAK

 

Sufina, Melina. (2025). Meningkatkan Pemahaman Literasi Dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kolaborasi Pada Siswa Kelas IV SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dessy Dwitalia Sari, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: Pemahaman Literasi, Hasil Belajar, Problem Based Learning, Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Cooperative Learning.

 

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya pemahaman literasi dan hasil belajar muatan Bahasa Indonesia kelas IV. Penyebabnya adalah pembelajaran kurang bervariasi, pembelajaran berlangsung satu arah, kurangnya keterlibatan peserta didik secara aktif dalam kelompok, peserta didik belum berani mengungkapkan pendapat, serta peserta didik kurang antusias dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan pembelajaran peserta didik yaitu menggunakan Model Pembelajaran Kolaborasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas peserta didik, pemahaman literasi serta peningkatan hasil belajar peserta didik pada muatan Bahasa Indonesia kelas IV SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan di kelas IV SDN Pasar Lama 1. Data yang diambil merupakan data yang diperoleh melalui observasi melalui aktivitas guru, aktivitas peserta didik, Pemahaman Literasi dan hasil belajar siswa, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk angket dan hasil belajaf peserta didik yang diperoleh secara individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis yang dijabarkan dengan tabel dan interpretasi dengan indikator keberhasilan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada setiap pertemuan terlaksana dengan kategori “Baik” dengan perolehan skor meningkat menjadi skor. Aktivitas peserta didik mengalami peningkatan, pada pertemuan 1 memperoleh 34% kategori “kurang aktif” dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 96% kategori “Sangat Aktif”. Pemahaman literasi siswa pada pertemuan 1 memperoleh 41% dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 93%. Hasil belajar peserta didik pada pertemuan 1 memperoleh 41% dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi 100%.

 

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan model KOLABORASI dapat meningkatkan pemahaman literasi dan hasil belajar. Disarankan penggunaan model tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI