DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis Model CIPP Dalam Program Pembelajaran Sekolah Inklusi Pada Satuan Pendidikan Dasar Kabupaten Penajam Paser Utara
PENGARANG:RAHMATUN NISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-18


Program pembelajaran di sekolah inklusi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menghadapi berbagai kendala. Pada tahun 2025, tercatat lebih dari 40 sekolah dasar telah memiliki peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga telah berupaya memperluas akses pendidikan inklusi namun pelaksanaannya belum berjalan maksimal.

Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah inklusi telah memiliki dasar kebijakan yang jelas, namun sosialisasi kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan. Kendala utama meliputi kurangnya Guru Pendamping Khusus (GPK), keterbatasan fasilitas, dan belum optimalnya Program Pembelajaran Individual (PPI). Meski demikian, sekolah inklusi memberikan manfaat positif bagi ABK melalui akses pendidikan yang lebih baik, peningkatan interaksi sosial, dan kesempatan belajar di lingkungan terdekat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penambahan GPK, penyediaan sarana prasarana, serta penguatan kerja sama antar pihak untuk mendukung efektivitas pendidikan inklusi di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kata Kunci : Anak Berkebutuhan Khusus, Model Evaluasi CIPP, Program Sekolah Inklusi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI