DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FORMULASI SABUN CAIR CUCI PIRING BERBAHAN CPO (Crude Palm Oil) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L.), LIMAU KUIT (Citrus jambhiri L.) dan ABU BOILER | |
| PENGARANG | : | LAILIL KHUSNA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-18 |
Sabun adalah produk pembersih untuk mengangkat kotoran dan lemak permukaaan peralatan dapur yang aman untuk kulit dan ramah lingkungan dengan menggunakan bahan – bahan alami. Kalimantan Selatan salah satu penghasil kelapa sawit di Indonesia. Sabun cair cuci piring ini dibuat menggunakan CPO (Crude Palm Oil) yang memiliki kandungan asam palmitat ditambahkan dengan abu boiler sebagai agen abrasi alami. Pewangi yang digunakan ekstrak serai wangi dan perasan limau kuit. Ekstrak serai wangi merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang sering digunakan di industry kosmetik.limau kuit merupakan jenis jeruk khas Kalimantan Selatan yang sangat popular di Masyarakat Banjar biasanya digunakan untuk makanan dan minuman (sirup limau kuit). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 Faktor, yaitu faktor pertama suhu proses yang terdiri dari 2 taraf, yaitu 80?C dan 90?C. Faktor kedua jenis pewangi terdiri dari 2 taraf, yaitu ekstrak serai wangi dan perasan limau kuit. Faktor ketiga abu boiler terdiri dari 4 taraf, yaitu 0%, 1,1%, 2,3, dan 3,4%. Analisa data yang digunakan adalah Uji Kruskal Wallis dengan dilanjutkan Uji Tukey untuk uji skoring terhadap warna, aroma, kekentalan, kesan saat pemakaian, dan kesan setelah pemakaian. Uji ANOVA (Analsis of Variance) dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test untuk uji Kimia kadar air, derajat keasaman (pH), alkali bebas) dan uji fisikokimia (tinggi busa). Sabun cair cuci piring berbahan CPO (Crude Palm Oil) dengan penambahan ekstrak serai wangi, limau kuit, dan abu boiler, formulasi terbaik sabun cuci piring yaitu suhu 80°C, pewangi serai wangi dan abu boiler 2,3%. Memiliki karakteristik skoring sabun bewarna kuning kecoklatan, aroma serai wangi sedang, kekentalan agak kental, kesan saat pemakaian berbusa, dan kesan setelah pemakaian agak kesat. Serta, karakteristik kimia dan fisikokimiannya yaitu kadar air (54,80%), alkali bebas (0,00%), derajat keasaman (pH) (9,00), dan tinggi busa (13,25mm).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI