DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KARAKTERISTIK GEOKIMIA TANAH GAMBUT DI DESA PENGGALAMAN KECAMATAN MARTAPURA BARAT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:HILMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-18


ABSTRAK KARAKTERISTIK GEOKIMIA TANAN GAMBUT DI DESA PENGGALAMAN KECAMATAN MARTAPURA BARAT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN (Oleh: Hilmah; Dr. Simon Sadok Siregar, S.Si., M.Si; Dr. Tetti Novalina Manik, S.Si., M.T; 2026; (61 halaman)) Indonesia memiliki lebih dari 20 juta hektar lahan gambut tropis yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik geokimia tanah gambut di Desa Penggalaman, Kalimantan Selatan, menggunakan FTIR dan SEM–EDX serta mengkaji potensi keberadaan mineral pirit. Sampel diambil pada kedalaman 0–180 cm dan dianalisis pH serta karakteristik geokimianya. Hasil menunjukkan pH tanah berkisar 4,2–5,8 (asam sangat asam). Analisis FTIR mengidentifikasi gugus O–H, C–H, C=C/C=O, dan C O yang menunjukkan dominasi bahan humik dengan tingkat dekomposisi hemik. Citra SEM memperlihatkan struktur granular berpori, sedangkan EDX mendeteksi unsur utama C dan O serta unsur mineral seperti Si, Al, Fe, dan S. Asosiasi Fe dan S pada beberapa sampel, terutama di kedalaman yang lebih besar, mengindikasikan potensi keberadaan mineral pirit (FeS?). Secara umum, gambut di lokasi penelitian didominasi material organik terhumifikasi dengan kontribusi mineral yang nyata serta indikasi keberadaan pirit yang terbentuk pada kondisi reduktif dan jenuh air. Kata Kunci: Tanah Gambut, Geokimia, FTIR, SEM-EDX, Pirit 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI