DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hilang Atau Bertahan: Eksistensi Tari Radap Rahayu di Tengah Arus Globalisasi Kota Banjarmasin
PENGARANG:AYA AULIA PUTRI HIMMOND
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-18


 

Tari Radap Rahayu sebagai salah satu tari tradisional khas Kalimantan Selatan, awalnya ditampilkan dalam ritual-ritual penting, namun, seiring waktu dan perubahan sosial, tarian ini mulai ditampilkan dalam acara resepsi penyambutan tamu, menandakan pergeseran fungsi dari sakral ke profan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dalam mempertahankan kesenian tradisi Tari Radap Rahayu ditengah maraknya budaya pop di Kalimantan Selatan oleh beberapa sanggar tari yang masih aktif. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, dengan fokus pada tiga sanggar yang aktif dan konsisten dalam menjaga eksistensi Tari Radap Rahayu, yaitu UKM Sanggar Seni Demokrat (SSD) FISIP ULM, UKM-U Kampung Seni Budaya (KSB) ULM, dan Sanggar Perpekindo.

 

Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan model interaktif oleh (Miles & Huberman, 1984) terdiri dari tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama pelestarian budaya bukan hanya pada pelaku seni, tetapi pada hubungan sosial yang mereka bangun. Modal sosial berperan penting dalam menjaga keberlangsungan budaya tradisional. Selama jaringan sosial terus diperluas, norma saling bantu tetap dijalankan, dan kepercayaan dijaga, maka tradisi ini tidak hanya bertahan, tetapi akan terus berkembang di tengah arus modernisasi. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis berupa pengembangan kajian sosiologi budaya, khususnya terkait teori modal sosial Putnam dalam konteks pelestarian seni tradisional. Secara praktis, penelitian ini menjadi referensi bagi komunitas seni, sanggar tari, dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi pelestarian seni tradisional berbasis komunitas.

 

Kata kunci: Tari Radap Rahayu, Globalisasi, sanggar tari, modal sosial

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI