DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGUATAN KETAHANAN PANGAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SUNGAI GAMPA, KECAMATAN RANTAU BADAUH, KABUPATEN BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | PUTRI SARTIKA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-19 |
Putri Sartika. 2210413220004. Analisis Peran Pemerintah Desa dalam
Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa
Sungai Gampa, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala. Dibimbing
oleh Samahuddin Muharram.
Penelitian ini membahas peran pemerintah desa dalam penguatan ketahanan
pangan berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Sungai Gampa, Kecamatan
Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis peran pemerintah desa dalam penguatan ketahanan pangan berbasis
pemberdayaan masyarakat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat pelaksanaannya. Ketahanan pangan menjadi isu penting dalam
pembangunan pedesaan karena berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat,
ketahanan ekonomi, dan keberlanjutan pembangunan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi
kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, Badan
Permusyawaratan Desa (BPD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok
tani, dan masyarakat setempat. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh pemahaman yang
komprehensif mengenai peran pemerintah desa dalam penguatan ketahanan
pangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki peran
penting sebagai fasilitator, regulator, motivator, dan koordinator dalam penguatan
ketahanan pangan masyarakat. Berbagai program pemerintah desa mampu
meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap upaya ketahanan
pangan, khususnya pada aspek ketersediaan dan pemanfaatan pangan. Pemerintah
desa juga mendukung kegiatan pertanian melalui pembangunan infrastruktur,
program pemberdayaan masyarakat, serta koordinasi dengan kelompok tani dan
lembaga desa lainnya. Upaya tersebut mendorong keterlibatan masyarakat yang
lebih aktif dalam menjaga ketahanan pangan lokal. Namun demikian, aspek akses
dan stabilitas pangan masih menghadapi tantangan akibat faktor lingkungan seperti
banjir, fluktuasi harga pasar, serta keterbatasan kemampuan ekonomi sebagian
masyarakat. Penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan
anggaran, lemahnya koordinasi kelembagaan, kurangnya keberlanjutan program,
serta belum meratanya distribusi manfaat program.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan program ketahanan
pangan di Desa Sungai Gampa belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem yang
berkelanjutan dan sistematis. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang adaptif,
inklusif, dan berkelanjutan untuk memperkuat sistem ketahanan pangan di wilayah
pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi kelembagaan,
penguatan partisipasi masyarakat, pengembangan program pemberdayaan jangka
panjang, serta peningkatan kerja sama antara pemerintah desa dan berbagai pihak
terkait guna menciptakan ketahanan masyarakat dan ketahanan pangan yang lebih
berkelanjutan.
Kata kunci: ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, pemerintah desa,
pembangunan pedesaan, kebijakan publik
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI