DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KADAR FLAVONOID dan SUN PROTECTION FACTOR (SPF) AKAR KELAKAI (Stenochlaena Palustris) DENGAN VARIASI PELARUT EKSTRAKSI
PENGARANG:EMILIYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-20


Stenochlaena palustris merupakan tanaman khas Kalimantan yang diketahui memiliki potensi sebagai bahan pengobatan tradisional karena mengandung metabolit sekunder, khususnya flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan agen fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pelarut ekstraksi terhadap kadar flavonoid total dan nilai Sun Protection Factor (SPF) akar kelakai. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70% dan etanol 96%, serta metode infusa menggunakan akuades. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan pereaksi AlCl? dan kuersetin sebagai standar, sedangkan penentuan nilai SPF dilakukan berdasarkan pengukuran absorbansi pada panjang gelombang 290-320 nm menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid total ekstrak akuades, etanol 96%, dan etanol 70% berturut-turut sebesar 2,32 ± 0,439%, 5,33 ± 0,00%, dan 5,39 ± 0,00%. Nilai SPF tertinggi terdapat pada konsentrasi 500 ppm pada pelarut akuades, etanol 96%, dan etanol 70% masing-masing sebesar , 13,294 kategori maksimal, 7,5712 kategori ekstra, dan 5,1990 kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi pelarut berpengaruh terhadap kadar flavonoid total dan nilai SPF ekstrak akar kelakai, di mana kandungan flavonoid yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan aktivitas fotoprotektif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI