DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Perbandingan Kualitas Klasterisasi Metode K-Means dan X-Means pada Data Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan
PENGARANG:ARSELLA PUTRI NABILA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-23


Ketahanan pangan merupakan isu strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan yang masih menghadapi tantangan dalam pemerataan distribusi pangan. Salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kondisi tersebut adalah Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang mencakup aspek ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan berdasarkan indikator ketahanan pangan serta membandingkan kualitas klasterisasi menggunakan metode K-Means dan X-Means. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data dan klasterisasi data. Metode K-Means digunakan untuk melakukan pengelompokan data, sedangkan metode X-Means digunakan untuk melakukan pengelompokan data sekaligus menentukan jumlah klaster optimal menggunakan pendekatan Bayesian Information Criterion (BIC). Penelitian ini menghasilkan klaster optimal yaitu lima klaster. Evaluasi menggunakan Silhouette Coefficient menunjukkan nilai sebesar 0,1475 untuk K-Means dan 0,1513 untuk X-Means. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode X-Means memiliki kualitas klaster yang lebih baik dibandingkan metode K-Means dalam mengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan indikator ketahanan pangan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI