DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Manajemen Kemitraan Sekolah dengan Masyarakat (Studi Multi Situs SMP Negeri 1 Kotabaru dan SMP Negeri 2 Sampanahan) | |
| PENGARANG | : | RUSDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-23 |
Rusda. 2026. Manajemen Kemitraan Sekolah dengan Masyarakat (Studi Multi Situs SMP Negeri 1 Kotabaru Dan SMP Negeri 2 Sampanahan). Program Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D dan PembimbingII: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D
Kata kunci: kemitraan sekolah–masyarakat, manajemen pendidikan, kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi masyarakat.
Pendidikan merupakan proses sosial yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam manajemen pendidikan modern, kemitraan sekolah–masyarakat menjadi strategi penting untuk membangun kolaborasi yang partisipatif dan berkelanjutan. Namun, praktik kemitraan di lapangan masih menghadapi kendala berupa rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan komunikasi, dan pengelolaan kemitraan yang belum sistematis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kepemimpinan kepala sekolah, strategi komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan kemitraan sekolah–masyarakat di SMP Negeri 1 Kotabaru dan SMP Negeri 2 Sampanahan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi situs. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan teori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 1 Kotabaru menekankan kerja sama formal melalui program kolaboratif dengan komite sekolah dan masyarakat, sedangkan SMP Negeri 2 Sampanahan lebih menekankan pendekatan sosial-kultural dan partisipatif. Kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam membangun komunikasi yang terbuka, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi program kemitraan secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah memperkuat keterlibatan masyarakat melalui kepemimpinan kolaboratif, komunikasi yang terbuka, serta evaluasi program kemitraan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI