DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH KEPEMIMPINAN KOLABORATIF DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) MELALUI MOTIVASI KERJA GURU PADA SD SWASTA DI KECAMATAN PULAULAUT UTARA KABUPATEN KOTABARU
PENGARANG:DEWI ARYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-23


Dewi Aryani. 2026. Pengaruh Kepemimpinan Kolaboratif dan Iklim Sekolah Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Melalui Motivasi Kerja Guru Pada SD Swasta di Kecamatan Pulau laut Utara Kabupaten Kotabaru. Program Magister Administrasi Pendiidkan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: (1) Dr. Noorhapizah, S.T., M.Pd, (II) Dr. Suhaimi, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci:     kepemimpinan kolaboratif, iklim sekolah, organizational citizenship behavior (OCB) , motivasi kerja guru

 

Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas organisasi sekolah dan kualitas pembelajaran. OCB mencerminkan perilaku sukarela guru di luar tugas formal yang mendukung terciptanya iklim kerja kondusif dan pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu elemen penting yang memengaruhi munculnya OCB adalah kepemimpinan kepala sekolah. Dalam konteks ini, kepemimpinan kolaboratif diyakini mampu mendorong peningkatan OCB guru melalui penciptaan iklim sekolah yang positif serta penguatan motivasi kerja guru.

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kolaboratif dan iklim sekolah terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) guru, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja. Penelitian ini secara khusus menekankan konteks sekolah dasar swasta di Kecamatan Pulau Laut Utara dengan motivasi kerja guru sebagai variabel mediasi yang menjelaskan hubungan kepemimpinan kolaboratif dan iklim sekolah terhadap OCB. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis jalur (path analysis) dan regresi berganda. Populasi penelitian adalah seluruh guru dari enam sekolah dasar swasta dengan jumlah 134 responden. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (nilai Cronbach’s Alpha > 0,80).

Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kepemimpinan kolaboratif, iklim sekolah, motivasi kerja, dan OCB guru berada dalam kategori baik. Secara inferensial, kepemimpinan kolaboratif berpengaruh langsung terhadap OCB guru (β = 0,312; p < 0,05) dan motivasi kerja (β = 0,428; p < 0,05). Iklim sekolah berpengaruh langsung terhadap OCB guru (β = 0,295; p < 0,05), kepemimpinan kolaboratif (β = 0,367; p < 0,05), serta motivasi kerja (β = 0,401; p < 0,05). Motivasi kerja guru berpengaruh langsung terhadap OCB (β = 0,354; p < 0,05). Selain itu, terdapat pengaruh tidak langsung kepemimpinan kolaboratif terhadap OCB melalui motivasi kerja sebesar 0,151 dan pengaruh tidak langsung iklim sekolah terhadap OCB melalui motivasi kerja sebesar 0,142.

Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan OCB guru tidak dapat dilepaskan dari kualitas kepemimpinan kolaboratif kepala sekolah, iklim sekolah yang kondusif, serta motivasi kerja guru yang tinggi sebagai mediator. Oleh karena itu, disarankan agar kepala sekolah memperkuat praktik kepemimpinan partisipatif, membangun komunikasi terbuka, dan memberdayakan guru, sementara pengelola sekolah perlu mengembangkan iklim kerja yang sehat agar motivasi kerja dan perilaku ekstra peran guru dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI