DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMP NEGERI 11 BANJARMASIN
PENGARANG:DESSY ZELLISA TRIVIDIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-24


Dessy Zellisa Trividia, 2026. Efektivitas Problem Based Learning(PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di Smp Negeri 11 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Nurul Huda (I).

 Kata kunci : Pendidikan, Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Berpikir Kritis, Pendidikan Pancasila.

 

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki peserta didik dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Namun, hasil observasi kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 11 Banjarmasin masih tergolong rendah, yang ditandai dengan rendahnya partisipasi aktif serta kecenderungan belajar pasif. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan kemampuan berpikir kritis melalui penerapan Problem Based Learning (PBL).

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, dengan teknik pengumpulan data melalui tes (pretest dan posttest). Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis (uji t).

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkannya Problem Based Learning, yang ditunjukkan oleh perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest serta nilai signifikansi < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 11 Banjarmasin.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, guru dan pihak sekolah mengoptimalkan penerapan model ini dan mendukung saran prasarana memadai. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan variabel dan pendekatan yang berbeda guna memperkaya kajian terkait peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI