DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN HIAS DI POKDAKAN MINA AGROWISATA 2 (AGUS FISH FARM) DI KAMPUNG IWAK MENTAOS KELURAHAN MENTAOS KECAMATAN BANJARBARU UTARA KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:EVA INDAH MAULIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-24


Usaha budidaya ikan hias adalah suatu kegiatan akuakultur yang memiliki peluang ekonomi karena mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor perikanan. Kampung Iwak Mentaos di Kota Banjarbaru berkembang sebagai kawasan sentra budidaya ikan hias, salah satunya melalui aktivitas Pokdakan Mina Agrowisata 2 (Agus Fish Farm) yang membudidayakan ikan koi, komet, bokim, dan koki. Keberhasilan usaha menentukan aspek produksi, efektivitas pengelolaan pemasaran dan manajemen usaha sehingga mampu menciptakan keuntungan serta menjaga keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil usaha budidaya ikan hias berdasarkan aspek produksi, pemasaran, dan pengelolaan usaha, menghitung biaya, penerimaan, serta keuntungan usaha, serta mengevaluasi kelayakan finansial menggunakan beberapa indikator ekonomi. Penelitian dilaksanakan di Pokdakan Mina Agrowisata 2 (Agus Fish Farm), Kampung Iwak Mentaos, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis keuntungan dan indikator kelayakan finansial berupa Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), serta Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi usaha mencapai Rp1.214.521.000 dengan biaya produksi tahunan sebesar Rp. 272.948.200 dan total penerimaan Rp. 439.583.000 per tahun. Keuntungan bersih yang diperoleh sebesar Rp. 166.634.800 per tahun. Berdasarkan hasil evaluasi finansial, diperoleh nilai Payback Period selama 7 tahun 3 bulan, NPV sebesar Rp. 9.252.039,60, Net B/C sebesar 1,01, dan IRR sebesar 6,17%. Selain itu, nilai BEP produksi dan BEP harga pada seluruh jenis ikan masih berada di bawah tingkat produksi dan harga aktual. Dengan demikian, usaha budidaya ikan hias di Pokdakan Mina Agrowisata 2 dinilai layak secara finansial dan memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

 

Kata Kunci :Budidaya Ikan Hias, Kelayakan Usaha, NPV, Net B/C, IRR, Payback Period.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI