DIGITAL LIBRARY



JUDUL:FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENJUALAN IKAN LAUT SEGAR DOMINAN DI PELABUHAN PERIKANAN BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:DIMAS SEPTIANTO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENJUALAN IKAN LAUT SEGAR DOMINAN DI PELABUHAN PERIKANAN BANJARMASIN PROVINSIKALIMANTANSELATAN

 

ABSTRAK. Ikan laut segar merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Pelabuhan Perikanan Banjarmasin merupakan salah satu pusat pendaratan dan pemasaran ikan laut segar di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan laut segar dominan berdasarkan volume penjualan, mendeskripsikan pola saluran pemasaran, serta menganalisis pengaruh harga ikan dominan, harga ikan substitusi, dan biaya pemasaran terhadap volume penjualan ikan laut segar dominan di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling terhadap 30 responden yang terdiri atas penyambang, agen pemasaran, pedagang pengumpul, dan pedagang pengecer. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tenggiri merupakan ikan laut segar dominan dengan harga rata-rata Rp67.500/kg dan volume penjualan sebesar 3.843 kg atau 70,06% dari total penjualan 5.485 kg. Ikan tongkol dan ikan layang berperan sebagai ikan substitusi dengan harga rata-rata masing-masing Rp35.000/kg dan Rp15.000/kg. Pola pemasaran yang terbentuk melibatkan penyambang, agen pemasaran, pedagang pengumpul, pedagang pengecer, dan konsumen akhir. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai Adjusted R² sebesar 0,978 yang berarti 97,8% variasi volume penjualan dapat dijelaskan oleh variabel harga ikan tenggiri, harga ikan tongkol, harga ikan layang, dan biaya pemasaran. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan (Fhitung = 324,879; Sig. = 0,000). Secara parsial, harga ikan tenggiri berpengaruh negatif dan signifikan (Sig. = 0,000), sedangkan biaya pemasaran berpengaruh positif dan signifikan (Sig. = 0,036). Sementara itu, harga ikan tongkol (Sig. = 0,231) dan harga ikan layang (Sig. = 0,159) tidak berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan. Dengan demikian, pengelolaan harga ikan tenggiri dan efisiensi biaya pemasaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan volume penjualan ikan laut segar di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

 

Kata Kunci: Penjualan, Ikan Laut Segar, Harga Ikan Dominan, Harga Ikan Substitusi, Biaya Pemasaran, Regresi Linier Berganda.

 

 

 

 

 

 

 

 

FACTORS THAT INFLUENCE THE SALES OF FRESH SEA FISH DOMINANTLY IN BANJARMASIN FISHERY PORT SOUTH KALIMANTAN PROVINCE

 

ABSTRACT. Fresh marine fish are fishery commodities with high economic value and play an important role in meeting the food needs of the community. The Banjarmasin Fishing Port is one of the major centers for landing and marketing fresh marine fish in South Kalimantan Province. This study aimed to identify the dominant species of fresh marine fish based on sales volume, describe the marketing channel patterns, and analyze the effects of dominant fish prices, substitute fish prices, and marketing costs on the sales volume of dominant fresh marine fish at the Banjarmasin Fishing Port. The study employed a survey method using purposive sampling and snowball sampling techniques involving 30 respondents consisting of fish collectors, marketing agents, wholesalers, and retailers. Data were analyzed using descriptive qualitative analysis and multiple linear regression. The results showed that Spanish mackerel (Scomberomorus commerson) was the dominant fresh marine fish, with an average price of IDR 67,500/kg and a sales volume of 3,843 kg, accounting for 70.06% of the total sales volume of 5,485 kg. Frigate tuna (Euthynnus affinis) and mackerel scad (Decapterus macarellus) served as substitute fish, with average prices of IDR 35,000/kg and IDR 15,000/kg, respectively. The marketing channels involved fish collectors, marketing agents, wholesalers, retailers, and final consumers. The regression analysis produced an Adjusted R² value of 0.978, indicating that 97.8% of the variation in sales volume could be explained by the prices of Spanish mackerel, frigate tuna, mackerel scad, and marketing costs. Simultaneously, all variables had a significant effect on sales volume (F = 324.879; Sig. = 0.000). Partially, the price of Spanish mackerel had a significant negative effect (Sig. = 0.000), while marketing costs had a significant positive effect (Sig. = 0.036). Meanwhile, the prices of frigate tuna (Sig. = 0.231) and mackerel scad (Sig. = 0.159) had no significant effect on sales volume. Therefore, price management of Spanish mackerel and efficient marketing costs are important factors in increasing the sales volume of fresh marine fish at the Banjarmasin Fishing Port.

 

Keywords: Sales, Fresh Marine Fish, Price of Dominant Fish, Price of Substitute Fish, Marketing Costs, Multiple Linear Regression.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI