DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DIVERSIFIKASI PRODUK BERBASIS PERIKANAN DAN NON-PERIKANAN SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN USAHA PT DAPOER KETUYUNG GRUP KELURAHAN SEKUMPUL KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | MUJALIPAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-25 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diversifikasi produk berbasis
perikanan dan non-perikanan serta kontribusinya terhadap penerimaan usaha PT Dapoer
Ketuyung Grup Kelurahan Sekumpul Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Provinsi
Kalimantan Selatan. Produk yang dikembangkan terdiri atas produk olahan perikanan
berbahan dasar ikan gabus, yaitu tepung tulang ikan gabus, kue bangkit ikan gabus, abon
ikan gabus, nugget ikan gabus, dan bakso ikan gabus, serta produk non-perikanan berupa
kentang mustofa dan minuman serbuk herbal. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara,
dokumentasi, dan pencatatan keuangan usaha. Analisis data dilakukan secara deskriptif
untuk mengetahui bentuk diversifikasi produk dan kontribusi penerimaan, serta analisis
kuantitatif melalui perhitungan penerimaan, keuntungan, R/C Ratio, dan Break Even
Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Dapoer Ketuyung Grup
menerapkan diversifikasi konsentris pada produk olahan perikanan dan diversifikasi
horizontal pada produk non-perikanan. Produk non-perikanan memberikan kontribusi
penerimaan lebih besar yaitu sebesar 59% atau Rp120.600.000 per tahun, sedangkan
produk perikanan memberikan kontribusi sebesar 41% atau Rp85.216.000 per tahun
terhadap total penerimaan usaha. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan total
penerimaan sebesar Rp 205.816.000, total biaya sebesar Rp 89.138.310, dan keuntungan
sebesar Rp 116.677.690 per tahun. Nilai R/C Ratio usaha sebesar 2,31 menunjukkan
bahwa usaha layak untuk dijalankan. Berdasarkan kategori produk, nilai R/C Ratio
produk perikanan sebesar 2,62 dan produk non-perikanan sebesar 2,13, sehingga kedua
kategori produk dinyatakan layak untuk dikembangkan. Hasil analisis BEP menunjukkan
sebagian besar produk telah berada pada kondisi menguntungkan, seperti tepung tulang
ikan gabus dengan BEP harga Rp14.707 dan BEP produksi 67 pouch per tahun, serta
kentang mustofa dengan BEP harga Rp7.137 dan BEP produksi 150 pouch per tahun.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa PT Dapoer Ketuyung Grup telah
menerapkan strategi diversifikasi produk yang mampu memberikan kontribusi terhadap
penerimaan usaha. Usaha ini juga dinyatakan layak secara finansial dan memiliki peluang
pengembangan melalui peningkatan efisiensi produksi serta penguatan pemasaran produk
perikanan dan non-perikanan.
Kata Kunci: Diversifikasi Produk, Produk Perikanan, Produk Non-Perikanan, Kontribusi
Penerimaan, Kelayakan Usaha, R/C Ratio
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI