DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENANAMKAN NILAI KEADILAN SOSIAL PADA KELAS X DI SMA NEGERI 7 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NUR AMELIA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-25 |
Nur Amelia Putri, 2026. Strategi Guru Pendidikan Pancasila dalam Menanamkan Nilai Keadilan Sosial pada Kelas X di SMA Negeri 7 Banjarmasin. Skripsi. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Nurul Huda.
Kata Kunci: Strategi Guru, Pendidikan Pancasila, Nilai Keadilan Sosial, Peserta Didik.
Pancasila dalam menanamkan nilai keadilan sosial kepada peserta didik serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat terlihat sebagian siswa membeda-bedakan teman dalam pergaulan, kurang aktif dalam kegiatan diskusi dan kerja sama kelompok, memiliki sikap egois, serta kurangnya rasa kepercayaan diri siswa untuk berteman dengan siswa yang memiliki prestasi akademik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai keadilan sosial kepada peserta didik melalui proses pembelajaran dan aktivitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai keadilan sosial dilakukan melalui strategi pengorganisasian pembelajaran, strategi penyampaian pembelajaran, dan strategi pengelolaan pembelajaran. Pada strategi pengorganisasian pembelajaran, guru mengintegrasikan nilai keadilan sosial ke dalam tujuan, materi, dan kegiatan pembelajaran. Pada strategi penyampaian pembelajaran, guru menggunakan metode ceramah, diskusi, serta model Inquiry Learning, Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) untuk mendorong partisipasi aktif peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator, motivator, teladan, pengelola kelas, serta konselor dalam menanamkan nilai keadilan sosial kepada peserta didik. Penanaman nilai keadilan sosial diwujudkan melalui pembelajaran yang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik, menghargai hak dan pendapat peserta didik, memberikan keteladanan untuk saling menghargai antar sesama, serta mengutamakan kepentingan bersama dalam kegiatan pembelajaran maupun kehidupan sekolah.
Saran dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Pancasila perlu untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Peserta didik juga diharapkan mampu menerapkan nilai keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI