DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN TIKTOK DENGAN ETIKA BELAJAR MAHASISWA RUMPUN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FKIP ULM
PENGARANG:NUR RAHIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


Nur Rahimah, 2026. Hubungan Intensitas Penggunaan TikTok dengan Etika Belajar Mahasiswa Rumpun Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP ULM. Skripsi Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (Dr. Hj. Rabiatul Adawiah, M.Si).

 

Kata Kunci: Intensitas Penggunaan TikTok, Etika Belajar

 

Media sosial, khususnya platform TikTok, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mahasiswa, termasuk dalam aktivitas akademik. Penggunaan yang intens terhadap media digital sering kali dianggap memberikan pengaruh terhadap perilaku dan nilai-nilai moral mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dengan etika belajar mahasiswa pada Rumpun Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) FKIP ULM.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas penggunaan TikTok, tingkat etika belajar mahasiswa, serta hubungan di antara keduanya pada mahasiswa Rumpun PIPS FKIP ULM. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 165 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket (kuesioner). Teknik analisis datanya menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho pada taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan perhitungan SPSS.

 

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat intensitas penggunaan TikTok berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 34,08. Demikian pula dengan tingkat etika belajar mahasiswa yang berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 52,78. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,613. Melalui data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis diterima, artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan pada kategori kuat antara intensitas penggunaan TikTok dengan etika belajar mahasiswa.

 

Dari hasil penelitian ini disarankan bagi mahasiswa untuk tetap mempertahankan konsistensi etika belajar dan melakukan manajemen waktu dalam penggunaan media sosial. Bagi institusi pendidikan, disarankan untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai kanal edukasi dan sosialisasi nilai-nilai integritas akademik melalui konten yang kreatif dan inovatif agar pesan moral tersampaikan secara efektif kepada mahasiswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI