DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STRATEGI PEMASARAN AMPLANG IKAN TENGGIRI DI DESA BATAKAN KECAMATAN PANYIPATAN KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:ANJANI WIDYAPUTRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


Usaha amplang ikan tenggiri di Desa Batakan merupakan salah satu usaha pengolahan hasil perikanan yang berpotensi untuk dikembangkan karena didukung oleh ketersediaan bahan baku ikan tenggiri yang melimpah. Namun, usaha ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti promosi yang belum optimal, kemasan produk yang masih sederhana, serta jangkauan pemasaran yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kondisi empat elemen bauran pemasaran (produk, harga, tempat, dan promosi) pada usaha amplang ikan tenggiri di Desa Batakan; dan (2) menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk pengembangan usaha amplang ikan tenggiri di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling terhadap lima pelaku usaha amplang ikan tenggiri yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan analisis bauran pemasaran (4P) dan analisis SWOT melalui Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bauran pemasaran pada usaha amplang ikan tenggiri di Desa Batakan secara umum sudah berjalan cukup baik. Dari aspek produk, amplang memiliki kualitas yang baik dan menggunakan bahan baku ikan tenggiri segar, namun kemasan dan label produk masih sederhana. Dari aspek harga, harga produk relatif terjangkau dan sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Dari aspek tempat, lokasi usaha cukup strategis karena dekat dengan sumber bahan baku dan kawasan wisata Pantai Batakan. Dari aspek promosi, kegiatan promosi masih terbatas dan sebagian besar hanya dilakukan melalui dan media sosial sederhana. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh nilai sumbu X sebesar 0,35 dan sumbu Y sebesar 0,12 yang menunjukkan bahwa usaha amplang ikan tenggiri berada pada Kuadran I (Strengths-Opportunities). Posisi ini menunjukkan bahwa usaha memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang besar sehingga strategi yang tepat diterapkan adalah strategi agresif (SO), yaitu memanfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk menangkap peluang pasar. Strategi yang dapat dilakukan meliputi mempertahankan kualitas produk, memperbaiki kemasan dan pelabelan, meningkatkan promosi melalui media sosial dan marketplace, serta memperluas jaringan pemasaran sebagai produk khas dan oleh-oleh daerah.

 

Kata Kunci: Amplang Ikan Tenggiri, Bauran Pemasaran, Strategi Pemasaran, SWOT, UMKM

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI