DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EKSISTENSI NILAI NASIONALISME (CINTA TANAH AIR) MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA PADA SISWA SMP NEGERI 25 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RAUDAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-25 |
ABSTRAK
Raudah. 2026. Eksistensi NilaI Nasionalisme (Cinta Tanah Air) melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka pada Siswa SMP Negeri 25 Banjarmasin. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing 1 Dr. Mariatul Kiptiah, M.Pd
Kata Kunci: Eksistensi, Nilai Nasionalisme, Cinta Tanah Air, Ekstrakurikuler Pramuka
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya eksistensi nilai-nilai nasionalisme peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 25 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi nilai-nilai nasionalisme yang ditanamkan melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka, (2) menganalisis penerapan nilai-nilai nasionalisme dalam kegiatan ekstrakurikuler Pramuka, dan (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat eksistensi nilai-nilai nasionalisme melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada siswa di SMP Negeri 25 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas kepala sekolah, pembina Pramuka, pelatih Pramuka, dan peserta didik yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SMP Negeri 25 Banjarmasin. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai nasionalisme yang ditanamkan melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka meliputi cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, persatuan dan kesatuan, kepedulian sosial, gotong royong, kemandirian, kepemimpinan, menghargai keberagaman, serta menghormati simbol-simbol negara. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui berbagai kegiatan seperti upacara, latihan baris-berbaris, perkemahan, bakti sosial, dan perlombaan kepramukaan; (2) Penerapan nilai-nilai nasionalisme terwujud melalui pengalaman langsung siswa dalam setiap kegiatan Pramuka dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat; (3) Faktor pendukung eksistensi nilai-nilai nasionalisme mencakup antusiasme siswa, kompetensi pembina dan pelatih, dukungan pihak sekolah, ketersediaan fasilitas, kerja sama orang tua, serta kegiatan yang menarik. Adapun faktor penghambatnya antara lain cuaca yang tidak mendukung, bentrokan jadwal dengan ujian atau tugas sekolah, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya partisipasi sebagian siswa.
Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar sekolah meningkatkan dukungan fasilitas dan penyesuaian jadwal kegiatan Pramuka, pembina dan pelatih terus berinovasi dalam merancang kegiatan yang menarik dan bermakna, serta seluruh pihak yang terlibat memperkuat kerja sama demi terwujudnya generasi muda yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI