DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Kekerasan Verbal dalam Kolom Komentar Instagram Gerindra
PENGARANG:IKRIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-25


Ikrimah. 2026.Kekerasan Verbal dalam Kolom Komentar Instagram Gerindra. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing: Prof. Dr. H. Jumadi, M.Pd.

Kata Kunci:kekerasan verbal, instagram, Gerindra

Fenomena penggunaan bahasa yang tidak santun di media sosial semakin sering ditemukan, terutama dalam kolom komentar yang berkaitan dengan isu politik. Perbedaan pandangan politik, kebebasan berpendapat, serta minimnya kontrol sosial dalam komunikasi digital menyebabkan warganet cenderung menggunakan bahasa yang agresif, seperti penghinaan, makian, ejekan, pelabelan negatif, dan sindiran. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi ruang pertukaran informasi, tetapi juga menjadi ruang munculnya kekerasan verbal dalam komunikasi politik digital. Salah satu akun yang menunjukkan fenomena tersebut adalah akun Instagram Gerindra.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk kekerasan verbal serta faktor sosial dan politik yang melatarbelakangi kemunculannya dalam kolom komentar akun Instagram Gerindra. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik untuk mengetahui makna tuturan berdasarkan konteks, maksud penutur, serta situasi komunikasi dalam interaksi digital.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung kekerasan verbal dalam kolom komentar akun Instagram Gerindra. Sumber data diambil dari sepuluh unggahan akun Instagram Gerindra dalam rentang waktu Desember 2025 hingga Februari 2026. Data dianalisis berdasarkan bentuk kekerasan verbal yang meliputi penghinaan, makian, ejekan, pelabelan negatif, dan sindiran, serta faktor sosial dan politik yang melatarbelakangi kemunculannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kolom komentar akun Instagram Gerindra ditemukan berbagai bentuk kekerasan verbal, yaitu makian, penghinaan, ejekan, sindiran, dan pelabelan negatif. Makian merupakan bentuk yang paling dominan ditemukan. Kekerasan verbal tidak hanya disampaikan secara langsung melalui kata-kata kasar, tetapi juga secara tidak langsung melalui sindiran, humor, ironi, dan metafora yang merendahkan. Kemunculan kekerasan verbal dipengaruhi oleh faktor sosial dan politik, seperti kondisi emosional penutur, perbedaan pandangan politik, dukungan kelompok tertentu, serta karakteristik media sosial yang memudahkan anonimitas dan kebebasan berpendapat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya mengenai komunikasi digital serta dimanfaatkan sebagai contoh pembelajaran untuk mengenali berbagai bentuk kekerasan verbal dan meningkatkan kesadaran dalam menggunakan bahasa secara santun, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI