DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pabrik Es Balok di Pelabuhan Perikanan Batulicin | |
| PENGARANG | : | RANA KHAIRIYAH NASUTION | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-26 |
Pelabuhan Batulicin memiliki peran penting sebagai titik pendaratan (landing) hasil tangkapan nelayan di wilayah Tanah Bumbu. Terdapat pula fasilitas fungsional yang meliputi tempat pemasaran ikan (TPI), gedung pusat pemasaran dan distribusi, pabrik es, cold storage, air blast freezer (ABF), listrik, air bersih, dan lembaga keamanan. Fasilitas yang cukup memadai serta Lokasi strategis, Batulicin berpotensi berkembang sebagai pusat aktivitas perikanan di Kalimantan Selatan, khususnya untuk proses pengelolaan rantai dingin (cold chain). Penelitian bertujuan menganalisis karakteristik pabrik es balok di sekitar Pelabuhan Perikanan Batulicin dan enganalisis strategi pengembangan usaha pabrik es balok di sekitar Pelabuhan Perikanan Batulicin. Lokasi penelitian pada pabrik es yang memiliki kapasitas produksi es balok lebih dari 100 balok/hari dan berlokasi di sekitar Pelabuhan Perikanan Batulicin. Berdasarkan kriteria tersebut, terdapat tiga pabrik es yang menjadi lokasi penelitian, yaitu PT. Maming Sumber Sewangi dengan kapasitas produksi 403 balok/hari, CV. Ridho Antasari dengan kapasitas 234 balok/hari, dan pabrik es Andi Matahari dengan kapasitas produksi 130 balok/hari. Jumlah sampel nelayan di Pelabuhan Perikanan Batulicin, yaitu sebanyak 144 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif untuk menggambarkan karakteristik usaha pabrik es balok melalui pengolahan data observasi dan wawancara yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan uraian naratif, termasuk analisis permintaan, penawaran, peluang pasar, serta sistem pemasaran. Penelitian ini juga menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal melalui penyusunan IFAS dan EFAS, kemudian merumuskan strategi pengembangan usaha berdasarkan matriks SWOT.
Karakteristik pabrik es balok di Pelabuhan Perikanan Batulicin menunjukkan bahwa usaha pabrik es berperan sebagai penyedia kebutuhan es untuk mendukung kegiatan perikanan, khususnya sebagai perbekalan kapal dan distribusi hasil perikanan. Ketiga pabrik es yang diteliti memiliki karakteristik yang relatif serupa, yaitu menggunakan sistem pemasaran langsung kepada konsumen, bergantung pada pasokan listrik dan air dalam proses produksi, serta menghadapi kendala operasional berupa kerusakan mesin dan keterbatasan fasilitas penyimpanan. Meskipun demikian, terdapat perbedaan pada kapasitas produksi, ukuran produk, dan skala usaha yang dijalankan. Hasil analisis kebutuhan es menunjukkan bahwa permintaan es balok di Pelabuhan Perikanan Batulicin mencapai 476.325kg/bulan, sedangkan total penawaran hanya sebesar 472.300kg/bulan, sehingga masih terdapat kekurangan pasokan sebesar 4.025 kg/bulan yang menunjukkan adanya peluang pasar bagi pengembangan usaha pabrik es balok. Strategi pengembangan usaha pabrik es balok di Batulicin yang dihasilkan melalui analisis SWOT berada pada Kuadran III atau pada posisi WO yang berfokus pada pemanfaatan peluang untuk mengatasi kelemahan. Matriks SWOT menghasilkan 12 alternatif strategi yang meliputi strategi SO, WO, ST, dan WT. Berdasarkan hasil perhitungan skor, strategi prioritas utama adalah mengoptimalkan proses produksi melalui penggantian mesin pendingin yang telah berumur tua dengan mesin yang lebih efisien dan hemat energi serta peningkatan pengawasan kondisi mesin dan peralatan produksi secara berkala guna mengatasi keterbatasan kapasitas produksi dan mengurangi gangguan operasional (WO3). Strategi prioritas berikutnya adalah memanfaatkan lokasi usaha yang berada di kawasan pelabuhan serta pola pemasaran langsung untuk mengembangkan program pelanggan tetap melalui layanan pemesanan dan pengantaran prioritas guna memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan menjaga keberlanjutan pasar (SO1), serta mengembangkan fasilitas produksi melalui penambahan unit cetakan es balok, penyediaan ruang penyimpanan dengan suhu yang terjaga, dan penggunaan mesin pendingin berkapasitas lebih besar serta hemat energi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat (WO1).
Katakunci : Strategi, Usaha, Pabrik Es Balok, Pelabuhan Perikanan Batulicin
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI