DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Dampak dan Persepsi Pembudidaya terhadap Program Bantuan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | ERMAYANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-26 |
Upaya peningkatan produksi, Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin melaksanakan program bantuan benih ikan nila kepada kelompok pembudidaya di Kota Banjarbaru. Program ini merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam penyediaan input produksi yang diharapkan dapat meningkatkan produksi serta kinerja ekonomi usaha pembudidaya. Penelitian bertujuan menganalisis dampak program bantuan benih ikan nila yang dilaksanakan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin terhadap produksi pembudidaya di Kota Banjarbaru, menganalisis dampak program bantuan benih ikan nila yang dilaksanakan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin terhadap keuntungan usaha pembudidaya di Kota Banjarbaru danmenganalisis persepsi pembudidaya terhadap layanan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin dalam pelaksanaan program bantuan benih ikan nila. Penelitian dilaksanakan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya pada pembudidaya ikan yang menerima Program Bantuan Benih Ikan Nila dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin. Jumlah responden penelitian terdiri atas 7 orang ketua kelompok penerima bantuan dan 4 orang penerima manfaat langsung pada kelompok yang mendistribusikan bantuan kepada anggotanya, sehingga total responden penelitian berjumlah 11 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dan deskriptif untuk mengetahui dampak program bantuan benih ikan nila terhadap produksi, keuntungan usaha, kelayakan usaha, serta kepuasan pembudidaya. Analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung perubahan produksi, penerimaan, biaya, keuntungan, rasio kelayakan usaha, dan Indeks Kepuasan Masyarakat, sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan persepsi responden terhadap kualitas layanan program.
Program bantuan benih ikan nila yang dilaksanakan oleh BPBAT Mandiangin memberikan dampak yang baik terhadap produksi usaha budidaya ikan nila di Kota Banjarbaru. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan total produksi dari 4.073,60 kg menjadi 9.780,00 kg (140,08%), serta sebanyak 8 dari 11 responden (72,73%) mengalami peningkatan produksi setelah menerima bantuan benih. Persentase tersebut lebih besar dari kriteria yang ditetapkan dalam penelitian (≥ 60%), sehingga program dikategorikan berdampak baik terhadap peningkatan produksi. Kondisi ini menunjukkan bahwa bantuan benih telah meningkatkan jumlah benih yang ditebar dan produksi yang dihasilkan oleh sebagian besar penerima bantuan. Program Bantuan Benih Ikan Nila yang dilaksanakan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin terbukti berdampak baik terhadap keuntungan usaha budidaya ikan nila di Kota Banjarbaru. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 72,73% responden mengalami peningkatan keuntungan usaha setelah menerima bantuan benih. Selain itu, usaha budidaya ikan nila tergolong layak secara ekonomi dengan rata-rata keuntungan sebesar Rp15.901.364 per siklus atau Rp3.975.341 per bulan, lebih tinggi dibandingkan UMK Kota Banjarbaru Tahun 2026 sebesar Rp3.843.037,66. Nilai B/C Ratio sebesar 1,04 dan R/C Ratio sebesar 2,04 juga menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan nila menguntungkan dan efisien untuk dikembangkan. Pembudidaya memiliki persepsi yang sangat baik terhadap Program Bantuan Benih Ikan Nila yang dilaksanakan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 96,60 yang termasuk kategori mutu pelayanan A (sangat baik), serta seluruh dimensi SERVQUAL memperoleh penilaian sangat baik.
Katakunci : Bantuan, Benih Ikan Nila, BPBAT Mandiangin, Pembudidaya, Persepsi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI