DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Efektivitas Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem di Kecamatan Banjarmasin Selatan
PENGARANG:AULIA RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-26


ABSTRAK

Aulia Rahmah, 2210411220024, 2026. Efektivitas Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Pengendalian Kemiskinan Ekstrem di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Di bawah bimbingan Anjani.

 

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat yang bertujuan membantu masyarakat miskin melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Kecamatan Banjarmasin Selatan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penduduk miskin ekstrem tertinggi di Kota Banjarmasin sehingga pelaksanaan PKH memiliki peran penting dalam pengendalian kemiskinan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan PKH serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya.

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa wawancara observasi, dan dokumentasi, serta data sekunder yang diperoleh melalui studi literatur dan dokumen pendukung lainnya. Informan penelitian meliputi pihak Dinas Sosial Kota Banjarmasin, pendamping PKH, serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Banjarmasin Selatan secara umum berada pada kategori cukup efektif, namun belum optimal dalam mendorong kemandirian ekonomi dan graduasi mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dari tujuh indikator efektivitas menurut Annas (2017), enam indikator yaitu ketepatan waktu, sumber daya manusia pengelola program, mekanisme kerja, kerja sama dan komunikasi, ketepatan penyaluran dana, serta monitoring dan evaluasi tergolong cukup efektif, sedangkan indikator analisis penyimpangan tergolong tidak efektif. Program telah membantu pemenuhan kebutuhan dasar KPM, terutama pada aspek pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, tetapi penyimpangan masih terus berulang akibat tekanan ekonomi, rendahnya literasi keuangan, dan tingginya ketergantungan KPM terhadap bantuan. Hambatan utama dalam pelaksanaan PKH meliputi tingginya ketergantungan KPM terhadap bantuan, penyalahgunaan dana bantuan, keterbatasan jumlah pendamping, ketidaktepatan data DTSEN, kendala verifikasi rekening di bank Himbara, serta rendahnya pemahaman KPM terhadap konsep graduasi mandiri.

Penelitian ini merekomendasikan peningkatan validitas data, penguatan pendampingan, edukasi kepada KPM, koordinasi antarinstansi, serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi agar KPM dapat lebih mandiri dan keluar dari kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Efektivitas Program, Program Keluarga Harapan (PKH),  Kemiskinan Ekstrem, Bantuan Sosial, Pengendalian Kemiskinan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI