DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DESTINASI WISATA DAN BUDAYA FLORES DALAM NOVEL FROM FLORES WITH LOVE KARYA ESI LAHUR | |
| PENGARANG | : | RIZKA APRINIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-26 |
Rizka Aprinia. 2026. Destinasi Wisata dan Budaya Flores dalam Novel From Flores with Love Karya Esi Lahur. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarmasin. Pembimbing: Prof. Dr. Rusma Noortyani, M.Pd.
Kata kunci: destinasi wisata, budaya lokal, sastra pariwisata, travel writing, Flores.
Pariwisata sebagai sektor strategis nasional memerlukan beragam medium promosi, termasuk medium berbasis narasi yang mampu membangun keterikatan emosional jangka panjang dengan calon wisatawan. Flores, yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas nasional, menyimpan potensi besar namun masih kalah dikenal dibandingkan destinasi lain. Salah satu medium narasi yang hadir untuk mengisi kekosongan tersebut adalah novel From Flores with Love karya Esi Lahur yang belum pernah dikaji secara akademis dalam perspektif sastra pariwisata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggambaran destinasi wisata dan budaya lokal Flores dalam novel tersebut, serta menganalisis bagaimana penggambaran itu mencerminkan potensi karya sastra sebagai media promosi pariwisata. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan teori sastra pariwisata Busby dan Klug (2001) serta pendekatan travel writing Carl Thompson (2011) yang mencakup tiga pilar representasi: dunia, diri, dan liyan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian ini adalah novel From Flores with Love karya Esi Lahur yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2016 dengan tebal 298 halaman. Data dalam penelitian ini berupa narasi, dialog, dan deskripsi yang mengandung penggambaran destinasi wisata dan budaya lokal Flores. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan berdasarkan model Miles dan Huberman (1994).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel merepresentasikan lebih dari sepuluh destinasi wisata Flores secara komprehensif, meliputi aspek aksesibilitas transportasi, infrastruktur, pengelolaan kawasan, daya tarik alam, serta nilai historis setiap lokasi. Strategi naratif yang paling menonjol adalah pola kontrastif antara citra pra-kunjungan yang negatif dengan realitas yang mengejutkan secara positif, yang berfungsi sebagai cara mengubah pandangan negatif tentang destinasi. Dalam hal budaya lokal, novel merepresentasikan tujuh aspek budaya Flores, meliputi sistem kepercayaan dan kearifan lokal, mitologi, tradisi pemakaman, identitas berpakaian, seni tenun, arsitektur adat, serta keberagaman sosial-budaya. Masyarakat lokal digambarkan secara bermartabat sebagai pemilik otoritas pengetahuan, bukan sekadar objek eksotis. Dengan demikian, novel From Flores with Love tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media promosi pariwisata berbasis narasi yang mampu membangun pre-visit image positif tentang Flores sekaligus menjalankan fungsi advokasi pariwisata domestik secara organik kepada pembaca.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI