DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, STRES KERJA TERHADAP INTENT TO STAY PERAWAT MELALUI MOTIVASI KERJA PADA RSU SYIFA MEDIKA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | ABDUL LATIF | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-29 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, lingkungan
kerja, dan stres kerja terhadap Intent to Stay perawat dengan motivasi sebagai
variabel mediasi. Urgensi penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan angka
turnover perawat di RSU Syifa Medika Banjarbaru yang melampaui batas normal,
sehingga diperlukan pemahaman empiris mengenai faktor-faktor penentu niat
bertahan perawat sebagai dasar kebijakan retensi sumber daya manusia yang
berbasis bukti.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori yang
dilaksanakan di RSU Syifa Medika Banjarbaru, sebuah rumah sakit umum swasta
Kelas C berakreditasi Paripurna di Kalimantan Selatan. Pengambilan sampel
dilakukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 142 responden
perawat aktif yang memenuhi kriteria inklusi dari total 173 populasi. Data
dikumpulkan melalui kuesioner digital menggunakan lima instrumen tervalidasi
internasional, yaitu NASA Task Load Index, Practice Environment Scale of the
Nursing Work Index, Nursing Stress Scale, Multidimensional Work Motivation
Scale, dan McCain's Behavioural Commitment Scale, kemudian dianalisis
menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM)
dengan perangkat lunak SmartPLS versi 4.
Dari sepuluh hipotesis yang diuji, empat hipotesis diterima. Stres kerja
terbukti berpengaruh negatif dan signifikan secara langsung terhadap Intent to Stay
perawat. Lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap
motivasi sebagai jalur terkuat dalam model. Motivasi terbukti berpengaruh positif
dan signifikan terhadap Intent to Stay perawat. Temuan terpenting penelitian ini
adalah terbuktinya mediasi penuh (full mediation) motivasi dalam pengaruh
lingkungan kerja terhadap Intent to Stay, yang mengindikasikan bahwa program
retensi perawat yang efektif perlu dirancang secara terintegrasi antara perbaikan
lingkungan kerja dan penguatan motivasi intrinsik perawat, disertai pengelolaan
stres kerja yang ditargetkan pada stresor spesifik yang teridentifikasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI