DIGITAL LIBRARY



JUDUL:“KONDIS KUALITAS PERAIRAN BAGIAN TENGAH SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI MARTAPURA, KABUPATEN BANJAR, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN”.
PENGARANG:IKHWANI ARMANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-30


ABSTRAK

Aktivitas antropogenik di lahan basah memicu penurunan kualitas air sungai. Penelitian ini menganalisis parameter fisik-kimia dan status mutu air di Sub DAS Martapura Bagian Tengah menggunakan metode Indeks Pencemaran dan Indeks Kualitas Air berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Hasil menunjukkan parameter suhu, pH, dan nitrat memenuhi baku mutu seluruh kelas, sementara DO (5,14–6,19 mg/L) memenuhi Kelas 2 hingga 4. Namun, nilai BOD (9,01–25,68 mg/L), amoniak (0,01–1,37 mg/L), dan fosfat (0,01–1,691 mg/L) telah melampaui batas Kelas 1, 2, dan 3 akibat limbah domestik (MCK), pupuk pertanian, dan sisa pakan Keramba Jaring Apung (KJA). Nilai TSS juga melonjak hingga 294,67 mg/L akibat aktivitas klotok dan limpasan permukaan. Metode IP mengklasifikasikan perairan ini tercemar ringan (1,30–3,81) dan metode IKA mengategorikannya "sedang" (55,71–66,00). Disimpulkan bahwa perairan ini tidak layak untuk Kelas 1 (air minum), Kelas 2 (rekreasi/budidaya), dan Kelas 3 (peternakan), serta hanya aman untuk Kelas 4 (irigasi).

 

Kata kunci: Kualitas Air, Sub DAS Martapura, Indeks Pencemaran, Indeks Kualitas Air

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI