DIGITAL LIBRARY



JUDUL:CAMPUR KODE DALAM KANAL YOUTUBE “NIHONGO MANTAPPU”
PENGARANG:IKA SARTIKA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-06-30


ABSTRAK

 

Sartika, Ika. 2023.  Campur Kode dalam kanal Youtube “Nihongo Mantappu”. Skripsi, Program Studi Pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Jumadi, M.Pd.; (II) Ahsani Taqwiem, M.Pd.

Kata kunci: campur kode, Youtube, battle bahasa Jawa.

Campur kode adalah campuran dua bahasa berupa kata, frasa, dan klausa pada saat terjadinya tuturan. Pada saat proses interaksi antara pemandu acara dengan dua narasumber dalam video battle bahasa Jawa seringkali terjadi peristiwa campur kode. Campuran kode yang digunakan adalah bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa Asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud campur kode dan faktor terjadinya campur kode antara pemandu acara dan dua narasumber yang ada pada acara battle bahasa Jawa dalam kanal Youtube “Nihongo Mantappu”.

Penelitian ini mengambil data dari kanal Youtube Nihongo Mantappu yang berjudul “Battle Bahasa Jawa: Jerome vs Korea Reomit! Siapa yang Menang Kali Ini!?”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa tuturan pemandu acara serta narasumber yang mengandung peristiwa campur kode. Pengumpulan data dengan metode menyimak video, transkrip, pengelompokkan data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kanal Youtube Nihongo Mantappu terdapat lima ragam bahasa yang digunakan, yakni bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris, bahasa Korea, serta bahasa Jepang. Hasil data juga terdapat dua jenis campur kode, yaitu campur kode ke luar dan campur kode ke dalam. Wujud campur kode dalam penelitian ini berupa, pertama, kata yang terdiri dari nomina (kata benda), verba (kata kerja), adverbia (kata keterangan), partikel, pronomina (kata ganti), kata ulang, dan adjektiva (kata sifat). Kedua, frasa yang terdiri dari nomina (kata benda), adverbia (kata keterangan), dan verba (kata kerja). Ketiga, klausa terdiri dari nomina (kata benda), verba (kata kerja), dan adjektiva (kata sifat). Faktor yang mempengaruhi terjadinya peristiwa campur kode pertama, penutur dan mitra tutur sedang dalam situasi yang santai. Kedua, pembicara/penutur ingin memamerkan keterpelajarannya. Ketiga, tidak ada bahasa yang tepat dalam bahasa yang sedang dipalai, sehingga memerlukan bahasa asing.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI