DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PEMANFAATAN MASJID SU’ADA SEBAGAI MASJID BERSEJARAH DI DESA WASAH HILIR KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN UNTUK PENGUATAN LITERASI SEJARAH SISWA DI SMAN 1 KANDANGAN | |
| PENGARANG | : | NUR RAHMADIANTY SHAFIRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-30 |
Pembelajaran sejarah di sekolah sering bergantung pada buku teks sehingga literasi sejarah siswa terhadap sejarah lokal cenderung lemah. Penelitian awal di SMAN 1 Kandangan menunjukkan guru sejarah memanfaatkan Masjid Su'ada di Desa Wasah Hilir, Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai sumber belajar sejarah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan relevansi Masjid Su'ada dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Kandangan. Penelitian ini juga menganalisis pemanfaatan Masjid Su'ada dalam upaya memperkuat literasi sejarah siswa di SMAN 1 Kandangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMAN 1 Kandangan pada Awal Januari sampai April 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru sejarah, siswa, dan dosen pendidikan sejarah, observasi pembelajaran di beberapa kelas X-D, X-E, X-F, X-G, dan X-I dengan melakukan analisis studi dokumen menggunakan RPM dan hasil penugasan siswa. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan Masjid Su'ada sangat relevan sebagai sumber belajar sejarah di SMAN 1 Kandangan mencakup enam materi di kelas X hingga XII yang selaras dengan Kurikulum Nasional berbasis Deep Learning. Pemanfaatan Masjid Su'ada terbukti menguatkan literasi sejarah siswa pada lima indikator Pengetahuan, Pemahaman Konsep, Kerja Sumber, Kesadaran Sejarah, dan Bahasa Sejarah yang didukung capaian esai sebesar 82,02% siswa melampaui KKM 80 lebih tinggi dari ulangan harian sebesar 66,29%. Disimpulkan bahwa Masjid Su'ada berhasil mengubah siswa dari penerima pasif menjadi pemikir aktif yang mampu menganalisis sejarah lokal secara kritis dan mengapresiasi pelestarian warisan budaya daerah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI