DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Efektivitas Aplikasi Sidian Dan Siska Dalam Meningkatkan Disiplin dan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara | |
| PENGARANG | : | ARIS SANTO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-06-30 |
ABSTRAK
Aris Santo, 2420421310008, 2025, Efektivitas Aplikasi Sidian Dan Siska Dalam Meningkatkan Disiplin dan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Tesis Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dibawah bimbingan Samahuddin Muharram.
Perkembangan zaman semakin maju sehingga berdampak juga pada kemajuan teknologi. Sistem yang dahulunya masih manual kini menjadi elektronik seperti diterapkannya aplikasi absensi berbasis android. Pada sektor pemerintahan, disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan faktor yang sangat penting. Disiplin pegawai sipil negara atau aparatur sipil negara diatur dalam. Salah satu faktor yang mempengaruhi disiplin kerja pegawai adalah frekuensi kehadiran pegawai dalam bekerja.
Hasil penelitian, diketahui bahwa secara umum efektivitas aplikasi sidian dan siska dalam meningkatkan disiplin dan kinerja aparatur sipil negara di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara dapat dikatakan cukup efektif, namun belum optimal. Adapun, berkaitan teori Tangkilisan hal ini dapat dilihat dari indikator 1). Pencapaian target, peningkatan disiplin kehadiran ASN melalui sistem absensi digital yang lebih terukur dan mudah diawasi. Namun, pencapaian target kinerja melalui SISKA belum optimal karena pengisian laporan kinerja masih bersifat administratif. 2). Kemampuan adaptasi meskipun belum optimal. Kesulitan masih dialami terutama pada tahap awal akibat perubahan dari sistem manual ke digital dan keterbatasan pemahaman teknis. Adaptasi terhadap pelaporan kinerja melalui SISKA masih berada pada tahap belajar, ditandai dengan kesalahan dan keterlambatan pengisian laporan, serta dipengaruhi oleh faktor teknis seperti jaringan dan kejelasan panduan. 3). Kepuasan kerja, keteraturan pelaksanaan tugas, serta transparansi penilaian kehadiran dan kinerja. Keterkaitan langsung dengan tunjangan kinerja menjadi faktor utama pendorong motivasi ASN. 4). Tanggungjawab, dalam kehadiran, ketepatan waktu dan kewajiban pelaporan kinerja. Meski demikian, tanggung jawab yang terbentuk masih cenderung bersifat administratif dan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti sanksi dan tunjangan, sehingga belum sepenuhnya berkembang menjadi tanggung jawab profesional yang berorientasi pada kualitas kinerja dan pelayanan publik.
Berdasarkan hal tersebut, disarankan agar dapat memfasilitasi program pelatihan berkala kepada pegawai pengguna dan pengelola SIDIAN dan SISKA, memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran mandiri, menjalin komunikasi dan koordinasi dengan rekan kerja
Kata Kunci: Efektivitas, Sidian dan Siska, ASN
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI