DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANAN MATERIALISME TERHADAP FINANCIAL WELL-BEING PADA OPEN-FACED SANDWICH DI BANJARMASIN DAN BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | NABILA EKA RAMADHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-01 |
Sekitar 56 juta penduduk Indonesia termasuk dalam kategori generasi sandwich. Kondisi ini menempatkan individu mengalami beban emosional dan finansial yang dapat menghambat tercapainya financial well-being. Keterbatasan sumber daya yang disertai tanggung jawab finansial terhadap keluarga berpotensi mengurangi fleksibilitas keuangan dan meningkatkan stres finansial. Oleh karena itu diperlukan penelitian mengenai faktor psikologis yang berkaitan dengan cara individu memaknai uang dan kepemilikan materi salah satunya materialisme. Penelitian ini bertujuan menguji peranan materialisme terhadap financial well-being pada open-faced sandwich di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional dan teknik nonprobability sampling. Responden penelitian berjumlah 118 orang yang memenuhi kriteria sebagai open-faced sandwich berusia 15–64 tahun belum menikah dan berdomisili di Kota Banjarbaru atau Banjarmasin. Data dikumpulkan menggunakan Perceived Financial Well-Being Scale dan Material Values Scale yang telah diadaptasi. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear sederhana dengan estimasi bootstrapping BCa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materialisme memiliki peranan positif yang signifikan terhadap financial well-being (B = 0,851; β = 0,462; p = 0,000; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa orientasi materialistik dapat berkembang sebagai bentuk tanggung jawab ekonomi yang mendorong individu mencapai kondisi finansial di tengah tekanan finansial.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI