DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KITOSAN SISIK IKAN TOMAN TERHADAP KADAR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) DAN BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND (BOD) PADA LIMBAH TAHU MARTAPURA | |
| PENGARANG | : | HAVEFAH PUTERY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-02 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kitosan sisik ikan toman (Channa Micropeltes) dalam menurunkan kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) pada limbah cair industri tahu. Limbah cair tahu memiliki kandungan bahan organik yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang tanpa pengolahan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Sampel limbah cair tahu diberi perlakuan penambahan kitosan sisik ikan toman dengan variasi massa 20 mg, 24 mg, dan 28 mg. Pengujian BOD dan COD dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk untuk mengetahui normalitas data, dilanjutkan dengan uji Kruskal–Wallis dan uji Post-Hoc Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap penurunan kadar COD setelah penambahan kitosan (p < 0,05), sedangkan penurunan kadar BOD tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p > 0,05). Penurunan kadar COD terbaik diperoleh pada perlakuan kitosan 28 mg. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kitosan sisik ikan toman berpotensi digunakan sebagai koagulan alami dalam pengolahan limbah cair industri tahu, khususnya dalam menurunkan kadar COD.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI