DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PADA GURU HONORER SMA NEGERI DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD LUQMAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-03 |
Beban kerja berlebih dan ketidakpastian status menempatkan guru honorer pada risiko tinggi mengalami burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan burnout pada guru honorer SMA Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional kuantitatif. Partisipan penelitian terdiri dari 56 guru honorer aktif yang direkrut menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan menggunakan adaptasi skala Maslach-Trisni Burnout Inventory (M-TBI) untuk mengukur burnout dan Revised-Multidimensional Scale of Perceived Social Support (R-MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial. Hasil uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan secara statistik antara dukungan sosial dengan burnout (r = -0,791, p < 0,001). Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat dukungan sosial yang diterima oleh guru honorer, maka akan semakin rendah tingkat burnout yang dialami. Secara teoretis, temuan ini mengonfirmasi Stress and Coping Theory bahwa dukungan sosial efektif sebagai penyangga stres kerja. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi iklim kerja suportif dan memperjelas status kepegawaian guna melindungi kesejahteraan psikologis guru.
Kata Kunci: Dukungan sosial, burnout, guru honorer, kesejahteraan psikologis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI