DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN INFRASTRUKTUR DRAINASE DESA DI KABUPATEN TANAH LAUT BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT (STUDI KASUS DI KECAMATAN BATU AMPAR)
PENGARANG:NURUL ANNISA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-04


ABSTRAK

 

ANALISIS KINERJA PELAKSANAAN INFRASTRUKTUR DRAINASE DESA DI KABUPATEN TANAH LAUT BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT

(STUDI KASUS DI KECAMATAN BATU AMPAR)

 

NURUL ANNISA

2420828320017

 

Ir. Aqli Mursadin, S.T., M.T., P.h.D

 

Pembangunan infrastruktur drainase desa menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi genangan dan banjir yang kerap terjadi di wilayah dengan kondisi geografis rawan, seperti Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Meskipun pembangunan drainase telah dilaksanakan di beberapa desa, kondisi genangan masih sering terjadi pada saat curah hujan tinggi. Beberapa saluran drainase dinilai belum berfungsi optimal, tidak terhubung dengan baik, serta menimbulkan berbagai keluhan dari masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan drainase tidak hanya ditentukan oleh tersedianya infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kesesuaiannya terhadap kebutuhan masyarakat dan kualitas pelaksanaannya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap kinerja pelaksanaan infrastruktur drainase desa serta merumuskan arah perbaikan berdasarkan tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner, observasi lapangan, dan wawancara pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat secara menyeluruh dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui atribut prioritas yang memerlukan peningkatan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa atribut yang dianggap penting oleh masyarakat, tetapi kinerjanya belum memenuhi harapan, terutama pada aspek fungsi drainase, pelaksanaan pekerjaan di lapangan, keterhubungan saluran, dan penanganan keluhan masyarakat. Nilai kepuasan masyarakat berada pada kategori cukup puas, meskipun masih diperlukan perbaikan pada atribut prioritas utama. Berdasarkan hasil analisis IPA, arah perbaikan difokuskan pada peningkatan fungsi saluran drainase, penguatan pengawasan pelaksanaan pekerjaan, peningkatan koordinasi dengan masyarakat, serta penanganan pemeliharaan dan pengaduan secara lebih responsif. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pembangunan drainase desa perlu dilakukan secara teknis dan partisipatif agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Kata kunci: infrastruktur desa, drainase, persepsi masyarakat, CSI, IPA.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI