DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI e-BMD DALAM PENATAUSAHAAN BARANG MILIK DAERAH DI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN PENDAPATAN DAN ASET DAERAH (BPKPAD) KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:WANDA NUR HAFIDZAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-09


Wanda Nur Hafidzah, 2210411120007, 2026, Implementasi e-BMD dalam Penatausahaan Barang Milik Daerah di Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kota Banjarmasin. Di bawah bimbingan Taufik Arbain.

Penelitian ini berawal dari permasalahan kurangnya sumber daya manusia dalam mengoperasikan dan mengelola e-BMD (Elektronik Barang Milik Daerah) di Sub Bidang Penatausahaan Barang Milik Daerah Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Aset Daerah Kota Banjarmasin serta kurangnya koordinasi antar perangkat daerah. Penletian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi e-BMD dalam penatausahaan Barang Milik Daerah di BPKPAD Kota Banjarmasin dan apa hambatan yang dihadapi dalam mengimplementasikan e BMD dalam penatausahaan Barang Milik Daerah di BPKPAD Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 10 orang, yaitu 1 orang Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKPAD Kota Banjarmasin, 1 orang Kepala Subbidang Penatausahaan Barang Milik Daerah BPKPAD Kota Banjarmasin, 3 orang Pegawai Subbidang Penatausahaan Barang Milik Daerah BPKPAD Kota Banjarmasin, dan 5 orang Pengurus Barang SKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan e-BMD di Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kota Banjarmasin sudah berjalan dengan baik. Ini dapat dilihat dari seluruh proses kegiatan penatausahaan telah terlaksana dengan baik meskipun masih terdapat kekurangan di dalamnya, baik dari Penatausahaan Aset BPKPAD maupun SKPD Pengurus Barang itu sendiri. Terdapat beberapa faktor penghambat yaitu kekurangan jumlah sumber daya manusia, keterbatasan kemampuan teknologi sebagian pengurus barang, gangguan server, dan perpindahan dari aplikasi lama ke e-BMD yang memerlukan adaptasi dari seluruh pelaksana kebijakan. Sehingga diperlukan peningkatan sumber daya manusia baik dari segi jumlah dan kemampuan, serta pengembangan sistem digital pengelolaan aset yang berkelanjutan guna terwujudnya hasil kebijakan yang optimal.

Kata kunci: Implementasi Kebijakan, e-BMD, Penatausahaan Barang Milik Daerah

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI