DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Uji Antagonisme Isolat Kapang Endofit Cabai Varietas Hiyung (Capsicum frutescens L.) Asal Kalimantan Selatan terhadap Colletotrichum truncatum Secara In Vitro
PENGARANG:NADA ALYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-09


Cabai Hiyung (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas unggulan Kalimantan Selatan yang produktivitasnya dapat menurun akibat penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum truncatum. Pengendalian yang masih bergantung pada fungisida sintetik berpotensi menimbulkan resistensi patogen serta dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih aman dan berkelanjutan. Kapang endofit berpotensi sebagai agen pengendali hayati karena mampu menghasilkan senyawa bioaktif yang berperan dalam menekan pertumbuhan patogen. Penelitian ini bertujuan menguji kemampuan antagonis dan menganalisis mekanisme penghambatan kapang endofit asal cabai Hiyung terhadap C. truncatum secara in vitro. Penelitian dilakukan melalui serangkaian pengujian meliputi uji patogenesitas, antagonisme metode dual culture, sinergisme antarisolat, metabolit volatil dan non volatil, serta pengamatan mikoparasitisme dengan tiga kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan persentase daya hambat (percentage growth inhibition/PGI), kemudian analisis statistik menggunakan uji normalitas dan homogenitas sebelum dianalisis dengan One-Way ANOVA dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan isolat Nectria sp. BJ 1, Geotrichum sp. BJ 2, dan Fusarium sp. BM 3 mampu menghambat pertumbuhan C. truncatum masing-masing sebesar 20,92%; 20,49%; dan 6,49%. Metabolit volatil isolat Geotrichum sp. BJ 2 menunjukkan daya hambat tertinggi sebesar 12,39%, sedangkan metabolit non volatil tertinggi sebesar 68,35%. Mekanisme penghambatan meliputi kompetisi, antibiosis, dan mikoparasitisme

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI