DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kampus Sebagai Ruang Inklusif: Analisis Pada Mahasiswa Disabilitas Sensorik Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan | |
| PENGARANG | : | INTAN SEPTIANA BAKHSAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-07-13 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terwujudnya penyelenggaraan pendidikan inklusif di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang mampu menjamin partisipasi setara bagi mahasiswa disabilitas sensorik. Sehingga mahasiswa disabilitas sensorik menghadapi berbagai hambatan dalam kehidupan akademik dan sosial serta dituntut mengembangkan strategi adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ruang partisipasi serta strategi adaptasi mahasiswa disabilitas sensorik di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin. Data dianalisis menggunakan teori Adaptasi Sosial dari John William Bennett dan teori Ruang Publik dari Jurgen Habermas. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif, subjek penelitian terdiri dari mahasiswa disabilitas sensorik, yaitu tuna netra dan tuna rungu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-struktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ruang publik Habermas belum sepenuhnya terwujud secara ideal, meskipun telah memperoleh kesempatan untuk terlibat akan tetapi masih terdapat keterbatasan akses komunikasi serta sarana dan prasarana yang mempengaruhi kemampuan mereka berpartisipasi secara setara dalam ruang akademik. Berdasarkan teori Bennett, mahasiswa disabilitas sensorik melalui tiga fase adaptasi, yaitu 1) perilaku adaptif melalui optimalisasi indera; 2) strategi adaptif melalui penggunaan teknologi bantu, strategi mobilitas, dan; 3) proses adaptif dengan adanya dukungan sosial dari volunteer, teman dan dosen. Oleh karena itu, universitas dan fakultas perlu meningkatkan aksesibilitas, menyediakan media pembelajaran yang inklusif, serta membangun ruang komunikasi dan ruang aspirasi yang lebih setara bagi mahasiswa disabilitas sensorik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI