DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Peran Perceived Supervisor Support Sebagai Penyangga Workplace Stress Terhadap Burnout : Mediasi dan Moderasi (Studi Pada Pegawai Bagian Operasional PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda))
PENGARANG:AKHMAD FAUZY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-07-13


Akhmad Fauzy (2026). Peran Perceived Supervisor Support Sebagai Penyangga Workplace Stress Terhadap Burnout : Mediasi dan Moderasi (Studi Pada Pegawai Bagian Operasional PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda)). Pembimbing : Dr. Meiske Claudia, SE.,M.M ; Penguji I : Dr. Hj. Dahniar, SE, M.Si ; Penguji II : Dr. Ahmad Rifani, SE, MM

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis pengaruh workplace stress terhadap burnout pada pegawai bagian operasional PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda), serta mengeksplorasi secara spesifik apakah perceived supervisor support (PSS) berfungsi lebih efektif sebagai variabel mediasi atau moderasi. Latar belakang penelitian ini didorong oleh adanya indikasi burnout yang tinggi pada unit operasional yang dibuktikan dengan kesenjangan angka absensi yang mencolok dibandingkan unit administratif.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 220 pegawai operasional, dengan sampel sebanyak 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel minimum ditentukan berdasarkan pedoman Green (1991), sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 3.0.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Workplace stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout. (2) Workplace stress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perceived supervisor support. (3) Perceived supervisor support berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout. (4) Perceived supervisor support terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara workplace stress dan burnout (partial mediation) dengan nilai p-value 0,004. (5) Perceived supervisor support tidak terbukti memoderasi hubungan antara workplace stress dan burnout secara signifikan (p-value 0,174). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun dukungan supervisor mampu menurunkan burnout secara langsung, namun kehadirannya belum mampu menjadi "benteng" penyangga ketika pegawai operasional terpapar stresor operasional yang ekstrem.

Kata Kunci: Burnout, Workplace Stress, Perceived Supervisor Support, Mediasi, Moderasi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI